Categories
Info

Ahli Hukum: Selama Belum Ada SP3, Kasus Rizieq Masih Terus Bulevar

Suara. com – Pakar hukum Universitas Nusantara Chudry Sitompul menyebutkan banyak bagian yang mempertanyakan apakah setelah tersebut polisi akan kembali memproses urusan hukum yang banyak dituduhkan kepada Habib Rizieq Shihab sekembalinya ke Indonesia, Selasa, 10 November 2020.

Suara. com porakporanda Pakar hukum Universitas Indonesia Chudry Sitompul menyebutkan penuh pihak yang mempertanyakan apakah setelah ini polisi akan kembali mencetak kasus hukum yang banyak dituduhkan kepada Habib Rizieq Shihab sekembalinya ke Indonesia, Selasa, 10 November 2020.

Chudry menghargai kasus hukum yang dituduhkan kepada Rizieq tidak lantas batal cuma karena ia berada di negeri lain. ‎ Rizieq selama 3, 5 tahun belakang menetap dalam Arab Saudi.

“Selama belum ada SP3 (Surat Komando Penghentian Penyidikan), kasusnya masih tetap jalan. Tidak menghilangkan status lembaga, ” kata Chudry.

Kalaupun sudah di-SP3 atau dihentikan, bisa dibuka kembali asalkan tersedia bukti-bukti baru. Kalau Rizieq tidak terima kasus yang menjeratnya balik dibuka, bisa mengajukan praperadilan. ‎

Chudry berharap polisi transparan jika kejadian Rizieq ditindaklanjuti lagi. Sehingga mampu menghilangkan persepsi buruk pada kepolisian.
‎
“Memang menetapkan transparan, kan nanti juga tersedia pengacaranya kalau misalnya dia oleh sebab itu tersangka. Jadi hak setiap orang didampingi. Kalau misalnya jadi bukti tidak harus didampingi, ” katanya.

Rizieq meninggalkan Nusantara saat kasus dugaan chat pornografinya bersama Firza Husein menyeruak. Zaman itu Rizieq ditetapkan tersangka sebab Polda Metro Jaya, namun kemudian dihentikan atau SP3.

Pada November 2015, Rizieq diadukan Angkatan Muda Siliwangi ke Polda Jawa Barat karena mempelesetkan salam Sunda “sampurasun. ” Selain itu, ‎ia sempat menjadi tersangka kasus dugaan penodaan Pancasila, namun prosesnya dihentikan oleh Polda Jawa Barat. ‎

Sedangkan Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid mengatakan ‎rencana kepulangan Rizieq tidak ada yang mempermasalahkan.

Ia meminta tidak ada yang perlu meramaikan secara berlebihan dari kepulangan Rizieq.
‎
“Silakan selalu pulang kalau memang sudah bisa. Tidak ada yang perlu diramaikan secara berlebihan, ” ujar Meutya.

Politikus Partai Golkar mengatakan Rizieq merupakan warga negeri Indonesia yang apabila dia pulang ke Tanah Air sejatinya tidak ada persoalan. Namun, ketika Rizieq sudah di Indonesia maka mesti mengikuti aturan yang berlaku pada dalam negeri.

Mengaji Juga: Massa Padati Kawasan Petamburan Siap Sambut Rizieq Shihab