Categories
Info

Anies Kembali Keluarkan Aturan Perdana, Gedung Perkantoran Dilarang Sediakan Asbak Rokok

Suara. com – Gubernur Anies Baswedan kembali menerbitkan aturan baru. Kali tersebut orang nomor satu dalam DKI Jakarta ini melarang seluruh perkantoran di pokok kota untuk menyediakan asbak rokok. Hal ini tertuang dalam Seruan Gubernur (Sergub) Nomor 8 Tahun 2021 tentang Pembinaan Kawasan Dilarang Merokok.

Suara. com awut-awutan Gubernur Anies Baswedan kembali menerbitkan hukum baru. Kali ini orang nomor satu di DKI Jakarta ini  melarang seluruh perkantoran di ibu kota buat menyediakan asbak rokok.

Situasi ini tertuang dalam Pekik Gubernur (Sergub) Nomor 8 Tahun 2021 tentang Pembinaan Kawasan Dilarang Merokok.

Teriakan itu diterbitkan Anies dengan tujuan agar para pengelola gedung melakukan pembinaan dalam kawasan dilarang merokok di seluruh gedung di DKI Jakarta.

Regulasi ini juga diharapkan bisa melindungi umum dari bahaya rokok dan meminimalisir penularan Covid-19.

Baca Serupa: Kata Wagub DKI soal Jalur Roda Permanen Dibongkar

“Upaya melindungi masyarakat dari mematikan rokok akan berhasil apabila seluruh komponen masyarakat, khususnya pengelola gedung di DKI Jakarta turut berpartisipasi dengan aktif dalam melakukan perlindungan dan penegakan hukum dalam kawasan dilarang merokok, ” ujar Anies dalam pekik itu, dikutip Jumat (18/6/2021).

Dalam seruan yang diterbitkan sejak 9 Juni berantakan itu, disampaikan tiga poin, antara lain sebagai berikut:

  1. Memasang tanda larangan merokok pada setiap pintu menyelundup dan lokasi yang mudah-mudahan diketahui oleh setiap orang di area gedung serta memastikan tidak ada dengan merokok di kawasan dilarang merokok;
  2. Tidak menyediakan asbak dan tempat pembuangan puntung rokok yang lain pada kawasan dilarang merokok;
  3. Tidak memasang reklame rokok atau zat adiktif baik di dalam ruangan (indoor) maupun dalam luar ruangan (outdoor), termasuk memasang kemasan/bungkus rokok atau zat adiktif di tempat penjualan.