Categories
Info

Beredar Surat Rencana Kunker Komisi I ke Qatar saat Pandemi, Ini Kata Anggota DPR

Suara. com – Bersirkulasi salinan surat berisi rencana Komite I DPR RI melakukan anjangsana kerja ke Doha, Qatar dalam 28 Februari hingga 6 Maret 2021 mendatang. Ironisnya, rencananya kunjungan tersebut dilakukan di masa pandemi Covid-19.

Suara. com – Beredar salinan tulisan berisi rencana Komisi I DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Doha, Qatar pada 28 Februari hingga 6 Maret 2021 mendatang. Ironisnya, rencananya kunjungan tersebut dikerjakan di masa pandemi Covid-19.

Menanggapi peristiwa tersebut, sejumlah Anggota Komisi I DPR Ri ketika dikonfirmasi menyebut rencana kunjungan tersebut tidak ada. Hal pertama disampaikan oleh Anggota Komisi I Fraksi PKS, Sukamta.

“Setahu kami tidak sih (rencana kunker ke Qatar di tengah pandemi), ” kata Sukamta saat dikonfirmasi Pandangan. com, Senin (22/2/2021).

Sukamta mengatakan, kekinian dirinya masih berada di daerah pilihnya atau dapil untuk mengabulkan kunjungan. Soal rencana kunjungan kerja ke Qatar, ia meminta hal tersebut dikonfirmasi ke pimpinan Upah I.

Baca Selalu: Komisi I DPR: Kesejahteraan Prajurit TNI Perlu Sanggup Perhatian Lebih

“Saya masih reses di dapil. Coba ditanya ke Pimpinan. Setahu saya kok enggak ya, ” tuturnya.

Sementara itu, Bagian Komisi I DPR RI yang lain yakni dari Fraksi PDIP TB Hasanuddin mengaku belum menerima data soal rencana kunjungan kerja tersebut.

“Belum (terima informasi), coba tanya yang lain saja, ” kata Hasanuddin.

Adapun Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI, Indra Iskandar saat dikonfirmasi membenarkan adanya surat kunjungan kerja Komisi I tersebut.

Namun, Indra menegaskan, bahwa surat dengan ditandatangani oleh Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin tersebut baru sebatas proses penjajakan.

Baca Juga: Videografis: Pikir Kembali Jika Ingin Berkunjung ke Tempat Ini saat Pandemi

Beredar Surat Rencana Kunker Komisi I ke Qatar di Tengah Pandemi. (Ist)
Beredar Surat Dasar Kunker Komisi I ke Qatar di Tengah Pandemi. (Ist)

“Surat di tempat baru sebatas proses penjajakan, ” kata Indra kepada Suara. com, Senin (22/2/2021).

Indra mengatakan situasi pandemi Qatar memberlakukan peraturan khusus bagi setiap warga negara asing mengakar ke wilayahnya. Salah satunya tidak keluarkan visa kunjungan.

“Pengajuan surat dimaksudkan agar Komisi 1 dapat mengatur rencana kegiatan-kegiatannya. Sebagai informasi, datang saat ini surat tersebut belum ada jawaban, ” tuturnya.

Dilihat Perkataan. com isi surat tersebut terekam nomor PW/0159/DPR RI/II/2021 ditunjukan buat Duta Besar LBBP untuk Qatar, Doha.

Tertulis maksud kunjungan kerja Upah I DPR RI tersebut berperan pelaksanaan fungsi pengawasan terkait pengoperasian kebijakan pemerintah dan APBN. Tercatat mengetahui pelaksanaan tugas Duta Gede RI sebagaimana perudang-undangan.

Selain itu, kunjungan tersebut dimaksudkan untuk meninjau pelaksanaan pelestarian warga negara Indonesia di Qatar. Bahkan dalam kunjungan tersebut diagendakan pertemuan dengan Ketua Parlemen setempat.