Categories
Info

BNPB: Pemda Harus Mulai Siapsiaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi

Suara. com – Institusi Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB meminta pemerintah daerah melakukan modus kesiapsiagaan menghadapi potensi bahaya kesengsaraan hidrometeorologi. Deputi Bidang Pencegahan BNPB Lilik Kurniawan dalam keterangan tertulisnya mengatakan, pihaknya mengimbau Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD di tingkat provinsi, kabupaten dan praja untuk melakukan langkah-langkah kesiapsiagaan. Pemerintah daerah harus melakukan koordinasi secara berkala dengan…

–>

Suara. com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB meminta pemerintah wilayah melakukan langkah kesiapsiagaan menghadapi daya bahaya bencana hidrometeorologi.

Deputi Bidang Pencegahan BNPB Lilik Kurniawan dalam bahan tertulisnya mengatakan, pihaknya mengimbau Awak Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD di tingkat provinsi, kabupaten & kota untuk melakukan langkah-langkah kesiapsiagaan. Pemerintah daerah harus melakukan koordinasi secara berkala dengan dinas terkait dan aparatur kabupaten dan tanah air di daerah setempat.

Lilik berharap pemerintah kawasan juga melakukan monitoring terhadap fakta peringatan dini cuaca dan potensi ancaman bencana melalui beberapa kedudukan dari Badan Meterologi Klimatologi & Geofisika (BMKG), Lembaga Penerbangan & Antariksa Nasional (Lapan) serta BNPB.

“Melakukan penyebarluasan informasi peringatan dini mematikan banjir, banjir bandang dan tanah longsor kepada masyarakat, khususnya yang bermukim di wilayah yang berisiko tinggi, ” kata Lilik, Rabu (23/9/3030).

Langkah selanjutnya untuk meningkatkan kesiapsiagaan dengan melakukan sosialisasi dan les terkait potensi pencegahan banjir, banjir bandang dan tanah longsor dengan media elektronik dan media sosial, khususnya di tengah pandemi Covid-19. Masih dalam situasi pandemi, dia mengatakan BPBD dapat menyiapkan serta menyosialisasikan tempat evakuasi yang bertentangan antara masyarakat yang sehat dengan terkonfirmasi positif Covid-19.

“Melaksanakan kegiatan pencegahan dan kesiapsiagaan dengan tetap mematuhi protokol Kesehatan dan peraturan lain yang telah dikeluarkan pemerintah di percepatan penanganan Covid-19 seperti bangun jarak, menggunakan masker, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, ” ujarnya.

Apabila diperlukan dapat mengaktivasi rencana kontinjensi menjadi rencana proses dan dimutakhirkan dengan situasi terkini serta pengaktifan pos komando atau posko penanganan darurat bencana.

Dalam menyikapi peristiwa bencana di daerah, Pusat Pengendali Operasi BNPB selalu memonitor perihal dan perkembangan penanganan darurat pada daerah. Tak hanya itu, awak reaksi cepat atau TRC BNPB juga diturunkan untuk memberikan pendampingan posko dalam penanganan darurat kesusahan. ( Antara )