Categories
Info

Demonstran Myanmar Tiru Indonesia: Mantan Aku Buruk Tapi Militer Lebih Pelik

Suara. com kacau Demonstran anti-kudeta militer di Myanmar yang mayoritas kaum milenial, boleh mencontoh kamerad mereka di Indonesia, dengan memboyong poster dan yel-yel lucu akan tetapi tetap bernada protes.

Bahana. com – Demonstran anti-kudeta militer di Myanmar yang mayoritas kaum milenial, tampaknya mencontoh  kamerad  mereka pada Indonesia, dengan mengusung poster dan yel-yel lucu tapi tetap bersuara protes.

Pada demonstrasi hari ketiga, pengikut aksi membawa karton-karton bertuliskan pesan-pesan yang jauh berbeda dengan perintah tradisional saat protes.

Berbeda dengan gerakan antitesis sebelumnya, generasi ini tumbuh pada negara yang lebih bebas, dengan akses yang lebih baik ke internet dan pengetahuan tentang budaya Barat serta meme .

Kami telah mengumpulkan foto-foto beberapa pesan jenaka, yang mencela diri sendiri serta memuat humor nakal ala Gen Z (biasanya berusia di bawah 24 tahun) yang ditambahkan ke desakan pro-demokrasi mereka.

Baca Juga: Selandia Baru Janji Tidak Akan Berikan Bantuan kepada Milter Myanmar

[Facebook/Dandhy Dwi Laksono]

Militer mengklaim, minus bukti, bahwa pemilihan November dengan mengembalikan Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) Aung San Suu Kyi ke tampuk kekuasaan dipenuhi manipulasi.

Tentu saja, sebagai BBC , kami harus mengaburkan lebih banyak, katakanlah, pesan yang penuh warna, tetapi ide dari pesan itu masih dapat terlihat.

Berbagai tulisan lucu pada plakat terdapat saat aksi mahasiswa menegasikan berbagai RUU bermasalah di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (24/9/2019). [Suara.com/Arry Saputra]

‘Mantan saya buruk, tetapi tentara Myanmar lebih buruk’

Pesan-pesan bertema peruntungan asmara cara generasi Z dan milenial terlihat dalam unjuk rasa.

Satu demonstran membawa perintah bertuliskan, “Mantan saya buruk tetapi militer Myanmar lebih buruk”, tatkala lainnya menunjukkan pesan, “Saya tak ingin diktator, saya hanya ingin pacar”.

Pesan populer lainnya adalah “Ah [kata sumpah serapah] kita tersedia disini lagi”, meme yang populer dengan global, yang berasal dari adegan video gim Grand Theft Auto tahun 2004.

Membaca Juga: Kendalikan Lagak Demonstrasi, Polisi Myanmar Tembakkan Meriam Air

Aksi protes tersebut ialah yang terbesar sejak gerakan yang disebut Revolusi Saffron pada tahun 2007.

Puluhan ribu orang melakukan unjuk rasa di kota-kota di semesta negeri.

Pada hari Senin polisi memperingatkan pengunjuk rasa untuk meninggalkan jalan-jalan atau mereka akan menghadapi perlawanan.

‘Anda membuat masalah dengan generasi yang salah’

Pengunjuk menemui lain lebih eksplisit dalam perlawanan mereka terhadap kudeta.

Mereka melambaikan pesan-pesan yang menunjukkan bahwa militer telah membuat masalah dengan orang dengan salah.

“Anda [kata sumpah serapah] dengan generasi yang salah, ” bunyi salah satu pesan, yang dapat secara sopan ditulis ulang menjadi “Anda membuat masalah dengan generasi yang salah”.

Dan pesan lain, yang dibagikan di media sosial, menggambarkan stereotip yang meluas tentang milenial jadi generasi yang tidak bisa mencapai hidup yang baik.

“Kami tidak hendak pernah diizinkan untuk merusak era depan kami sendiri, ” introduksi pesan itu.

‘Mimpiku lebih tinggi daripada tinggi Mal’

Demonstran lain mengolok-olok komandan militer Min Aung Hlaing (Mal) yang dilaporkan memiliki tubuh yang pendek.

“Favorit hamba, Ariana Grande LEBIH TINGGI daripada [Mal]”, kata suruhan lain, merujuk pada penyanyi pop AS yang dikenal karena patokan tubuhnya yang tak terlalu agung.

Musisi Amerika muncul di pesan lain, yang merujuk pada lagu rapper Cardi B ‘WAP’ yang menjadi hit dan meme instan di tahun 2020.

“Kami melakukan protes (We Are Protesting) dengan damai, ” logat pesan itu.