Categories
Info

Ditinggal di Kamar usai ML, Gadis Belia Digilir 4 Pelajar Teman Sang Biji mata

Suara. com – Kepolisian Resor Ketapang, Kalimantan Barat, menangkap empat tersangka dengan masih berstatus pelajar sebab terlibat kasus pemerkosaan terhadap anak perempuan. Gadis muda itu digilir empat tersangka setelah sempat berhubungan secara sang pacar, MR.

Suara. com – Kepolisian Resor Ketapang, Kalimantan Barat, menangkap empat tersangka yang masih berstatus pelajar karena terlibat kasus pemerkosaan terhadap anak perempuan. Gadis belia itu digilir 4 tersangka setelah sempat mengenai dengan sang pacar, MR.  

“Korban diperkosa secara bergilir oleh keempat tersangka, yakni berinisial MA, HA, AS, dan RG dalam rumah tersangka RG dalam Jalan Mayjend Sutoyo, Membakar Asam, Desa Kali Nilam, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, ” kata Kapolres Ketapang, AKBP Wuryantono di Ketapang, Jumat.

Dia menjelaskan, keempat tersangka ditangkap atas laporan target yang telah diperkosa sebab keempat tersangka itu, Selasa (25/5).

“Kasus pemerkosaan itu, menurut pengakuan korban berasal dari, dirinya pada Selasa (25/5) sekitar pukul 15. 00 WIB dijemput oleh saksi MR (teman depan korban) untuk berjalan-jalan, ” ujarnya.

Baca Juga: Tolak Anaknya Dinikahi dengan Tersangka Pemerkosaan, Ayah Korban: Begitu Biadabnya Dia

Namun korban malah dibawa ke rumah pelaku RG di Jalan Mayjend Sutoyo, setelah di rumah itu korban bersama saksi MR sempat berhubungan badan, kemudian saksi MR keluar kamar dan meninggalkan korban sendirian.

“Tidak lama kemudian keempat pelaku yaitu MA, HA, AS dan RG sampai ke rumah itu, lalu memperkosa korban, ” ungkapnya.

Keempat tersangka itu adalah MA (16), pelajar status 10; HA (15), siswa baru lulus sekolah membuang pertama (SMP); AS (17), pelajar kelas 10; dan tersangka RG (17). Seluruh tersangka itu warga Berkepanjangan Mayjen Sutoyo, Desa Kala Nilam, Kecamatan Delta Pawan.

Kapolres Ketapang menegaskan terhadap tersangka HA dan RG terancam secara Pasal 285 KUHP yakni tentang persetubuhan secara paksa dan dengan cara mengancam dan disertai perbuatan cabul dengan ancaman maksimal 12 tahun kurungan penjara.

“Sedangkan kepada tersangka AS dan MA diancam dengan bab 286 KUHP yaitu tentang perbuatan cabul dengan risiko maksimal sembilan tahun pasung penjara, ” katanya. (Antara)

Menyuarakan Juga: Ayah Korban Pemerkosaan Tolak Rencana Anggota DPRD Bekasi Menikahkan Anaknya