Categories
Info

Era Firli Cs Pamer Tersangka zaman Rilis, Laode: Ini Sering Terjadi di Polri

Suara. com – Bekas Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Manipulasi (KPK) Laode M Syarif memgaku tidak pernah terjadi dalam empat era pimpinan KPK sebelumnya tersangka kasus korupsi dipamerkan saat konferensi pers.

–>

Suara. com – Mantan Wakil Ketua Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif memgaku tidak pernah terjadi dalam empat era pimpinan KPK sebelumnya tersangka kasus korupsi dipamerkan saat konferensi pers.

“Selama empat masa tidak pernah terjadi, ” ucap Syarif saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (28/4/2020).

Diketahui, dua tersangka yang turut dihadirkan dalam konferensi pers pengembangan perkara dugaan suap terpaut proyek-proyek di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim Tahun Anggaran 2019 merupakan hal baru di masa pimpinan KPK jilid V.

Namun, Syarif enggan berkomentar banyak soal dihadirkannya tersangka saat konferensi pers itu. Namun, ia mengatakan bahwa kejadian tersebut sama seperti yang dikerjakan di Polri.

“Yang saya tahu situasi yang seperti itu sering dikerjakan di Polri, ” kata dia.

Pada pengumuman dua tersangka yang disiarkan melalui akun Youtube KPK, Senin (27/4), dihadiri oleh Deputi Penindakan KPK Karyoto, Wakil Ketua KPK Alexander Martawa, dan Plt Spesialis Bicara KPK Ali Fikri.

Ketiganya berada di ruang konferensi pers gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Adapun dua simpulan yang dihadirkan, yakni Ketua DPRD Kabupaten Muara Enim Aries HB (AHB) dan Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim Ramlan Suryadi (RS).

Tampak dua tersangka dengan telah mengenakan rompi tahanan KPK tersebut berada di belakang 3 orang tersebut dengan posisi menemui tembok dan juga dijaga oleh petugas tahanan KPK.

Hal tersebut merupakan hal baru oleh KPK di era Firli Bahuri cs. Sebelumnya saat konferensi pers, KPK biasanya hanya menunjukkan barang bukti setelah mengumumkan penetapan tersangka. Dihadirkannya simpulan biasanya dilakukan oleh kepolisian era konferensi pers penetapan tersangka. (Antara).