Categories
Info

Gereja Katolik di Jakarta Belum Buka Minggu Ini

Suara. com – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dalam Kamis (4/6/2020) memutuskan membuka kembali kegiatan keagamaan. Pada fase mula-mula Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi, ibadah bisa dilakukan balik di tempat-tempat ibadah dengan pesan bersifat rutin.

–>

Suara. com – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, pada Kamis (4/6/2020) memutuskan membuka kembali kesibukan keagamaan. Pada fase pertama Pemisahan Sosial Berskala Besar (PSBB) pertukaran, ibadah bisa dilakukan kembali di tempat-tempat ibadah dengan catatan bersifat rutin.

“Mulai Jumat (5/6/2020), kegiatan beribadah bisa dilakukan di masjid, mushala, gereja, vihara, pura, kemudian kelenteng. Semua tempat ibadah sudah mampu mulai dibuka tapi hanya untuk kegiatan rutin, ” kata Anies Baswedan dalam siaran langsungnya di kanal Pemprov DKI Jakarta.

Sebagaimana dikutip dari kantor berita Antara , Keuskupan Agung Jakarta belum membuka gereja-gereja Katolik dengan ada di Ibu Kota untuk esok, Minggu (7/6/2020) meski telah diperbolehkan menyelenggarakan kegiatan ibadah di masa PSBB transisi menuju lazim baru.

Petugas keamanan berjaga didepan bangunan Gereja Katedral, Jakarta, Minggu (12/4). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas keamanan berjaga di depan bangunan Gereja Katedral, Jakarta, Minggu (12/4/2020). [Suara.com/Alfian Winanto]

“Iya minggu ini pasti belum sebab dalam pembukaan ini kami menggunakan pendekatan yang konservatif, jadi kami mesti hati-hati serta cermat, ” jelas Romo Adi Prasojo, Carik Jendral Keuskupan Agung Jakarta, era dihubungi kantor berita Antara , Jumat (5/6/2020).

Disebutkannya kalau salah satu protokol yang dibahas adalah penerimaan umat yang hadir ke gereja pada pembukaan pertama adalah sebesar 25 persen. Sementara di protokol kesehatan yang dikeluarkan sebab Pemprov DKI Jakarta, tempat ibadah diperbolehkan untuk menampung orang secara kapasitas maksimum sebesar 50 persen.

“Protokolnya. Misalnya 25 persen dibukanya dulu. Jadi kalaupun nanti dibuka pasti bertahap, tidak langsung dibuka banyak. Tidak langsung, kami buka berantara, ” jelas Romo Adi Prasojo.

Lebih lanjut, Keuskupan Agung Jakarta masih melakukan pembahasan tentang protokol kesehatan khusus di gereja-gereja yang beruang di bawah naungan Keuskupan Utama Jakarta. Namun bisa dipastikan kalau ibadah misa secara daring ataupun live streaming masih tetap dilangsungkan serta dapat diakses masyarakat seperti pelik.

Kembali kepada penjelasan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tentang dibukanya kembali tempat-tempat ibadah, ia mengingatkan agar asosiasi tetap menerapkan protokol kesehatan & menjaga kebersihan tubuh.

Ada tiga dasar protokol kesehatan yang diterapkan dengan umum di tempat-tempat ibadah. Perdana, jumlah peserta kegiatan ibadah maksimal 50 persen dari kapasitas biasa. Kedua, penjagaan jarak sebanyak satu m antar pengunjung. Ketiga, penyemprotan disinfektan sebelum dan sesudah ibadah rutin dilakukan.

Catatan dari Redaksi : Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan karakter lain atau physical distancing, kira-kira 2 m persegi, dan tetap ikuti protokol kesehatan tata lazim baru. Gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama rutin cuci tangan. Tetap saling dukung dan saling terbuka dengan tidak berdiri berdekatan, menggerombol, serta mengobrol, dalam mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara. com bergabung dalam aksi #MediaLawanCovid-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 ataupun kontak ke nomor 081-2121-23119