Categories
Info

Habiskan Rp 400 Miliar, Pemprov DKI Keruk Lumpur di 13 Kali

Suara. com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan pengerukan terhadap 13 sungai ibu kota yang mempunyai endapan lumpur. Anggaran Rp 400 miliar pun dihabiskan demi mengarahkan proyek ini. Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Juaini mengatakan proyek ini bernama Grebek Lumpur. Untuk menjalankan program ini, pihaknya mengerahkan 8. 000 personel.

–>

Bahana. com – Negeri Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengabulkan pengerukan terhadap 13 sungai pokok kota yang memiliki endapan lendut. Anggaran Rp 400 miliar biar dihabiskan demi menjalankan proyek tersebut.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Juaini mengatakan proyek ini bernama Grebek Lumpur. Untuk menjalankan program ini, pihaknya mengerahkan 8. 000 personel.

Proyek Grebek Lumpur ini juga disebutnya telah berjalan sejak April 2020.

Para petugas diminta mengeruk endapan lendut yang ada di kali, lambung, saluran mikro dan makro yang ada di lima wilayah praja.

“Di musim panas ini kami terus melaksanakan kegiatan-kegiatan pengerukan lumpur dalam semua wilayah. Tujuannya menambah kapasitas, dan ketika hujan daya tampungnya menjadi lebih besar sehingga genangan air bisa dikurangi, ” ujar Juaini kepada wartawan, Rabu (19/8/2020).

Dia menargetkan proyek ini rampung di dalam akhir tahun 2020. Ada 13 kali yang dikeruk di lima wilayah kota.

Di antaranya adalah Kala Ciliwung segmen Kampung Melayu sampai Jembatan Tongtek sepanjang 5, 3 kilometer di Jakarta Timur.

Lalu kali Ciliwung di segmen Jembatan Tongtek sampai pintu air Mangarai sepanjang 2, 7 kilometer di Jakarta Daksina.

Kemudian pihaknya juga mengeruk Kali Saluran Banjir Barat (KBB) segmen pintu air Karet sampai Jembatan Roxy sepanjang 13, 9 kilometer di Jakarta Pusat.

Selanjutnya di kali KBB segmen Jelambar sampai Season City sepanjang 1, 5 kilomter di Jakarta Barat.