Categories
Info

Kecam Aksi Represif Aparat, Massa Gebrak akan Geruduk Mabes Polri Siang Ini

Suara. com – Sejumlah massa yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Kaum (Gebrak) akan melakukan aksi demo di depan Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (6/11/2020) siang ini. Mereka mengecam tindakan represif negara terhadap para pendemo.

Suara. com – Sejumlah massa yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) akan mengabulkan aksi demo di depan Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (6/11/2020) siang ini. Mereka mengecam kegiatan represif aparat terhadap para pendemo.

Tukang Bicara Gebrak, Nining Elitos mengutarakan, aksi tersebut akan dimulai jam 14. 00 WIB. Pihaknya mendesak juga agar para pendemo yang ditahan kepolisian saat ini cepat dibebaskan.

“Tuntutannya hentikan refresifitas dan mendesak penghentian yang di tahan, ” logat Nining melalui pesan singkat pada Suara. com, Jumat (6/11/2020).

Kendati begitu, aksi Gebrak kali ini belum diketahui jumlah estimasi massa dengan akan turun di depan Mabes Polri.

Baca Selalu: Rekonstruksi Kebakaran Kejagung Tertutup, Polri Khawatir TKP Diacak-acak

Sementara berdasarkan agenda yang diterima awak media, Gebrak menyebut negeri merespons aksi demo menuntut Presiden Joko Widodo mengeluarkan Perppu untuk membatalkan UU Omnibus Ciptaker justru dengan represifitas aparat.

“Belakangan aksi represif kepolisian ini diikuti dengan keterlibatan kelompok preman reaksioner yang ikut melakukan penganiayaan terhadap peserta laku, ” tulis dalam agenda.

Menurut daftar Gebrak, dari berbagai daerah telah lebih 7. 000 massa pendemo ditangkap dalam periode 6 Oktober hingga 5 November 2020. Dalam proses tersebut disebut juga ratusan massa mengalami luka-luka dan puluhan dikriminalisasi ketika menyampaikan hak demokratisnya.

“Kondisi tersebut semakin memperkuat seruan #MosiTidakPercaya pada para penyelenggara negara. Kemarin selalu, aksi demonstrasi mahasiswa di Banjarmasin, Kalimantan Selatan 3 peserta gerak-gerik ditangkap salah satunya adalah pemimpin lapangan (Korlap) aksi, ” tulisnya lagi.

Baca Juga: Beredar Video Gus Nur Masuk Tahanan, Ini Kronologis Penangkapannya