Categories
Info

Kemendikbud Ungkap Masih Sedikit Sekolah dengan Buka di Zona Hijau & Kuning

Suara. com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengungkapkan hingga saat itu masih sedikit sekolah yang berangkat kembali menggelar pembelajaran tatap bujang di kelas. Direktorat Jenderal Pelajaran Anak Usia Dini, Pendidikan Pokok, Pendidikan Menengah (Ditjen PAUDDASMEN) Kemendikbud mencatat kebanyakan sekolah tidak bakal ambil resiko meski pemerintah telah memperbolehkan pembukaan sekolah di kawasan hijau dan kuning corona…

–>

Suara. com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengungkapkan hingga saat ini masih sedikit sekolah yang mulai kembali menggelar pembelajaran tatap muda pada kelas.

Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah (Ditjen PAUDDASMEN) Kemendikbud mencatat biasa sekolah tidak mau ambil resiko meski pemerintah sudah memperbolehkan prakata sekolah di zona hijau serta kuning corona dengan protokol kesehatan tubuh.

“Sekolah-sekolah yang sudah melakukan pembelajaran tatap muka, berdasarkan hasil rekap kami sedang sangat sedikit meskipun sekolah itu berada di zona hijau serta kuning, ” kata Dirjen PAUDDASMEN Jumeri pada Bincang Sore Kemendikbud secara virtual, Jumat (28/08/2020).

Menurut data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 semenjak 25 Agustus 2020, sebanyak 149. 887 sekolah berada di zona kuning dan 29. 365 madrasah berada di zona hijau.

“Baru 43 persen sekolah yang diperbolehkan menggelar sekolah secara tatap muka, namun meski begitu Pemda kita tidak serta merta membuka sekolah, ” ungkapnya.

Jumeri menyebut sekolah yang berkecukupan di zona hijau kebanyakan masih dalam tahap uji coba protokol kesehatan dulu sebelum melakukan penelaahan tatap muka.

“Walaupun ada daerah yang melakukan uji coba tatap membuang, hanya satu sekolah di setiap jenjang di kabupaten itu yang diizinkan melakukan tatap muka, ” tutur Jumeri.

Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintah Kawasan IV, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Zanariah menambahkan, pihaknya juga sudah meminta pemerintah daerah untuk benar-benar memastikan persiapan protokol kesehatan dalam sekolah sudah siap sebelum dibuka.

“Jangan khawatir jika tiba-tiba Pemda membuat kebijakan yang tidak sesuai secara NSPK yang dibuat Kemendikbud, kita bisa menindak, ” katanya.

Sebelumnya, pemerintah telah mengatur atuan pembukaan sekolah melalui Surat Keputusan Bersama 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Penelaahan Pada Tahun Ajaran 2020/2021 & Tahun Akademik 2020/2021 di Kala Pandemi Covid-19.