Categories
Info

Kemensos Didesak Hentikan Pelanggaran HAM ODGJ di Panti Baik

Bahana. com – Ketua Perkumpulan Jiwa Sehat Indonesia Yeni Rosa meminta Kementerian Baik menghentikan praktik pelanggaran PEDOMAN kepada penyandang disabilitas moral atau orang dengan kekacauan jiwa (ODGJ) di panti-panti sosial. Ia juga menodong Kemensos bertanggung jawab.

Suara. com – Ketua Perhimpunan Tali jiwa Sehat Indonesia Yeni Rosa meminta Kementerian Sosial mengakhiri praktik pelanggaran HAM pada penyandang disabilitas mental atau orang dengan gangguan rohani (ODGJ) di panti-panti baik. Ia juga meminta Kemensos bertanggung jawab.

“Ini telah berlangsung selama berpuluh-puluh tahun dan Kementerian Sosial lah yang bertanggung jawab dengan keseluruhan terhadap apa dengan terjadi di panti-panti, ” ujar Yeni dalam pembicaraan bertajuk “Penyandang Disabilitas Mental di Panti-Panti Sosial Berhak Merdeka” secara virtual,   Jumat (27/8/2021).

Pihaknya pun memberikan rekomendasi dalam jangka pendek kepada Kemensos. Perhimpunan Jiwa Sehat Indonesia kata Yeni berharap Kemensos menerbitkan standar kecil pelayanan kepada penghuni panti, meninjau ulang standar akreditasi panti.  

Ia mencontohkan salah satu panti sosial pada Bekasi, Jamrud Biru malah mendapat akreditasi baik. Real kata Yeni, kondisi di panti tersebut kurang cara.

Mengaji Juga: Cerita Miris Jack Wilshere dengan Kebingungan saat Ditanya Anaknya soal Klub Baru

Ilustrasi gangguan jiwa. (Shutterstock)

“Ada beberapa panti yang kondisinya sangat pelik itu dapat akreditasi A dari Kementerian Sosial contohnya Panti Zamrud biru sungguh di Bekasi lupa A atau B dari Kementerian Sosial pada kondisinya betul parah. Lalu ada kaki minimal pelayanan standar pada penghuni panti, ” ucap dia 

Kemudian Kemensos diharapkan memerintahkan pengelola panti baik untuk menjadi institusi rehabilitasi yang bersifat terbuka serta melarang adanya penahanan sewenang-wenang di dalam panti 

“Ada banyak hal, ini hanya sebagian kecil dari rekomendasi yang kita berikan. Kami harapkan ada langkah-langkah yang serius untuk menyelesaikan perkara ini, ” tutur Yeni.  

Tidak hanya itu, Perhimpunan Hayat Sehat Indonesia juga mendesak Ombudsman untuk memanggil Menteri Sosial Tri Rismahrini terpaut temuan-temuan praktek kekerasan serta pelanggaran HAM yang berlaku di panti-panti sosial.

Permasalahan yang terjadi di tempat sosial kata Yeni sudah dilaporkan kepada menteri sosial sebelum-sebelumnya.
  Namun hingga kini tak tersedia respon yang serius.

Baca Selalu: Kemensos Sedia Kasih Santunan Korban Wafat Tragedi Margo City, Tim: Alhamdulillah

“Tidak adanya yang respon yang mendalam. Makanya kepada Ombudsman sokong deh panggil menteri dengan sekarang. Kita menaruh jalan besar bahwa Ibu Risma berbeda dengan menteri-menteri sebelumnya yang tidak peduli. Kita berharap bahwa menteri yang sekarang ini lebih ingat kepada situasi yang ada saat ini, ” ucap Yeni.