Categories
Info

Kendaraan Antariksa China Kirim Foto Berupa dari Bulan

Suara. com – Kendaraan antariksa China, Chang’e-5, telah mengirim foto berwarna pertama dari permukaan Bulan. Wahana tersebut menangkap pemandangan panorama yang membentang dari “tanah” bulan tepat di bawah kakinya hingga ke cakrawala.

Suara. com – Wahana antariksa China, Chang’e-5, telah mengirim foto berwarna prima dari permukaan Bulan.

Wahana tersebut menangkap pemandangan panorama yang membentang dari “tanah” bulan tepat di kolong kakinya hingga ke cakrawala.

Setelah mendarat di dalam Selasa (01/12), Chang’e-5 mulai menggalang bebatuan dan debu untuk dikirim kembali ke Bumi.

Sampel-sampel tersebut hendak dikirim ke pesawat luar angkasa yang mengorbit untuk membawanya ke Bumi.

Baca Pula: Yuk Lihat Kecelakaan Bulan Penumbra Senin Besok, Barang apa Itu?

Proses itu bisa terjadi paling cepat Kamis (03/12).

Chang’e-5 ialah wahana antariksa China ketiga yang melakukan pendaratan di Bulan di dalam tujuh tahun.

Dua wahana sebelumnya – Chang’e-3 dan Chang’e-4 – meletakkan pendarat statis dan penjelajah kecil.

Namun, jalan terbaru ini jauh lebih pelik.

Baca Juga: Gerhana Bulan 30 November Tak Bahayakan Pelayaran


Suatu “tumpukan” pesawat luar angkasa secara berat 8, 2 ton diluncurkan dari Bumi lebih dari seminggu yang lalu. Pesawat multi-modul tersebut kemudian terbelah menjadi dua periode setelah mencapai orbit bulan dalam akhir pekan.

Setengah dari bagian motor itu – yang terdiri dibanding pendarat dan kendaraan pendaki kepala turun ke permukaan. Sementara, separuh bagian lain – yaitu kendaraan yang menyetir pesawat itu dan kendaraan untuk masuk kembali ke atmosfer – tetap mengudara.

Wahana pendarat itu menggunakan peralatan-peralatannya, termasuk sekop dan bor, untuk mengidentifikasi & mengumpulkan sampel-sampel bulan terbaik. Sesudah operasi ini selesai, bahan-bahan dengan dikumpulkan itu akan dilemparkan ke dalam kendaraan pendaki menuju komponen pesawat yang mengudara.

Sampel bebatuan serta tanah kemudian diserahkan ke kendaraan penggembala dan kendaraan masuk kembali untuk perjalanan pulang.

Sudah 44 tahun sejak batu dan debu final kali dibawa kembali dari Kamar.

Hampir 400 kilogram diambil oleh astronaut Apollo milik Amerika Serikat dan robot pendarat Luna milik Soviet.

Tetapi semua sampel ini sangat tua, yakni berusia lebih dari tiga miliar tahun.

Bahan-bahan yang akan dibawa pulang Chang’e-5 seharusnya sangat berbeda.

Misi itu menargetkan wilayah vulkanik tinggi yang disebut Mons Rümker. Sampel daripada lokasi ini mungkin tidak lebih dari 1, 2 atau satu, 3 miliar tahun, dan, secara demikian, akan memberikan wawasan bunga tentang sejarah geologi Bulan.

Sampel serupa akan memungkinkan para ilmuwan buat lebih akurat mengkalibrasi “kronometer” dengan mereka gunakan untuk menghitung leler permukaan di planet-planet terdekat Matahari dalam Tata Surya.

Ini dilakukan dengan menghitung kawah (semakin banyak kawah, semakin tua permukaannya), tetapi tersebut tergantung pada penanggalan pasti dalam sejumlah lokasi, dan sampel Apollo serta Soviet adalah kuncinya. Chang’e-5 akan menawarkan titik data lebih lanjut.