Categories
Info

Kotak Amal Minimarket jadi Dana Teroris, DPR: Bersedekah Harus Selektif

Suara. com – Komisi VIII DPR menyumpahi keras penyalahgunaan dana kotak kebaikan untuk keperluan aksi teroris Jamaah Islamiyah (JI). Wakil Ketua Premi VIII, Ace Hasan mengatakan kegiatan itu merupakan pelanggaran. Karena itu, dia meminta agar kepolisian mengusut dan menindak tegas para pelako teror.

Suara. com – Komisi VIII DPR mengutuk keras penyalahgunaan dana kotak zakat untuk keperluan aksi teroris Jamaah Islamiyah (JI).

Wakil Ketua Komisi VIII, Ace Hasan mengatakan tindakan tersebut merupakan pelanggaran. Karena itu, tempat meminta agar kepolisian mengusut serta menindak tegas para pelako teror.

“Pihak kepolisian harus bersikap tegas kepada siapapun yang melakukan tindakan terorisme. Kegiatan itu tidak dibenarkan sama seluruhnya dan melanggar nilai-nilai agama dan kemanusiaan, ” kata Ace pada wartawan, Rabu (2/11/2020).

Ace sekaligus mengimbau kepada masyarakat agar lebih selektif dalam menjalankan niat baiknya melakikan sedekah maupun amal.

Baca Juga: Upik Lawanga Pakai Uang Kotak Amal di Minimarket untuk Terorisme

Ia berujar masyarakat harus memperhatikan secara seksama apabila ada pihak-pihak dengan meminta bantuan melalui kotak jasa, namun tidak jelas identitas serta tidak memiliki legalitas lembaga.

“Jika bakal bersedakah dan berinfak lebih cara diserahkan kepada lembaga-lembaga yang sudah diakui kreadibilitasnya, memiliki rekam jejak yang jelas dan pemanfaatannya dimanfaatkan untuk kepentingan kemaslahatan umat laksana pemberdayaan ekonomi, pendidikan Pesantren serta madrasah, pembangunan masjid dan lain-lain, ” kata Ace.

Sumber Simpanan Teroris

Kotak amal minimarket di Indonesia biayai teroris Jamaah Islamiyah. Kotak amal minimarket ini jadi lengah satu sumber dana Jamaah Islamiyah.

Situasi itu dikatakan Kepala Biro Pencerahan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono.

Baca Juga: Kotak Amal Minimarket Indonesia Biayai Aksi Teror Teroris Jamaah Islamiyah

Laporan Terkini. id — jaringan Suara. com menyebutkan polisi menjumpai Jamaah Islamiyah (JI) memiliki sebesar dukungan dana.