Categories
Info

KPK Pastikan akan Proaktif Bantu SFO Usut Dugaan Suap Garuda Nusantara

Suara. com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan akan proaktif membantu penelitian lembaga antirasuah Inggris, Seriois Fraud Office (SOF) dalam menyelidiki dugaan penyuapan antara maskapai Garuda Indonesia dengan produsen pesawat Bombardier.

Suara. com kepala Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan akan proaktif positif investigasi lembaga antirasuah Inggris, Seriois Fraud Office (SOF) dalam meneropong dugaan penyuapan antara maskapai Garuda Indonesia dengan produsen pesawat Bombardier.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, hubungan kerjasama dalam penegakan hukum lintas negara, harus berdasarkan asas resiprositas atau hubungan imbang balik yang saling menguntungkan.

“Jadi, prinsip kerjasama internasional adalah berdasarkan asas resiprositas. Di mana KPK akan membantu SFO baik dalam skema proaktif atau pun berdasarkan request, ” ujar Ali, Senin (9/11/2020).

Meski begitu, Ali belum menyampaikan bila SFO inggris sudah meminta data terkait investigasi sengkarut suap di Bombardier dan Garuda.

Menyuarakan Juga: Mafia Negeri Punya Power, Ada yang Tampak dan Tidak

Sebelumnya, KPK menyebut kerja sama dengan SFO Inggris sudah berapa kali dilakukan. Tercatat dalam pengusutan kasus suap & pengadaan pesawat dan mesin motor di PT Garuda Indonesia 2004-2015 yang telah menjerat mantan Eksekutif PT Garuda Emirsyah Satar.

“Satu antaralain dengan pihak SFO dalam bentuk tukar menukar data dan bahan, utamanya saat KPK sedang menggarap perkara suap yang melibatkan penasihat utama garuda Indonesia dan kawan-kawan, ” ucap Ali

Ali menyebut KPK juga selalu terbuka dalam melayani kerja sama internasional bersama negara lain dalam mengusut dugaan manipulasi.

“Sudah periode menjalin kerja sama dengan dominasi asing baik agent to agent maupun melalui MLA, ” menutup Ali.

Reaksi Erick Thohir

Baca Juga: Berantas Mafia Tanah, BPN Setuju Proposal Johan Budi untuk Gandeng KPK

Menteri BUMN Erick Thohir sangat mendukung apa yang dilakukan KPK Inggris tersebut. Menurutnya, langkah tersebut bagian dari bersih-bersih yang dilakukannya di BUMN.