Categories
Info

KPK Perpanjang Masa Penahanan Nurhadi serta Menantunya

Pandangan. com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang penahanan tersangka eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono selama 40 hari ke depan. Nurhadi dan Rezky dijerat dalam kasus suap dan gratifikasi sejumlah urusan di Mahkamah Agung 2011-2016.

–>

Suara. com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang penahanan tersangka eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono selama 40 keadaan ke depan.

Nurhadi dan Rezky dijerat dalam kasus suap dan gratifikasi sejumlah perkara di Mahkamah Mulia 2011-2016.

“Penyidik KPK memperpanjang masa penahanan rutan selama 40 hari terhitung mulai tanggal 22 Juni 2020 sampai dengan 31 Juli 2020 untuk masing-masing tersangka NHD (Nurhadi) dan tersangka RHE (Rezky Herbiyono), ” kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri di gedung KPK, Senin (22/6/2020).

Menurut Ali perpanjang penahanan Nurhadi dan Rezky, lantaran masih perlu melengkapi berkas pemeriksaan mereka.

“Karena, penyidik masih memerlukan waktu penyelesaian berkas perkaranya, ” perkataan Ali.

Baca Juga: Usai Diperiksa KPK, Anak Nurhadi Lebih Memilih Diam

Saat ini, kedua tersangka sedang berada di Rumah Tahanan KPK Kavling C-1, Gedung KPK Lama, Jakarta Selatan.

Untuk diketahui, Nurhadi serta menantunya Rezky sempat menjadi buronan KPK kasus suap dan gratifikasi mencapai Rp 46 miliar. Tengah, salah satu pemberi suap Nurhadi, Hiendra Soenjoto hingga kini sedang dinyatakan buron.

Pelarian Rezky dan Nurhadi keputusannya terhenti setelah tertangkap penyidik antirasuah di rumah bilangan Simprug, Jakarta Selatan, pada Senin (1/6/2020) malam.

Baca Juga: Kasus Suap Nurhadi, Ladam dan Tas Mewah Disita KPK

Dalam penangkapan Nurhadi dan Rezky. Turut pula dibawa istri Nurhadi, Tin Zuraida ketika itu, buat dimintai keterangan oleh penyidik KPK. Nurhadi, Rezky serta Hiendra telah ditetapkan buron oleh KPK sejak 13 Februari 2020.