Categories
Info

LaporCovid Minta Pemerintah Tunda Belajar Tatap Muka Sampai Positivity Rate di Bawah 5 Persen

Suara. com – LaporCovid meminta pemerintah menunda cara belajar tatap muka. Penundaan mesti dilakukan sampai status pandemi Covid-19 terkendali. Relawan LaporCovid, Diah Dwi Ananda mengatakan, situasi dapat dikatakan terkendali apabila angka positivity rate di bawah 5 persen dalam kurun periode beberapa minggu.

Suara. com – LaporCovid meminta negeri menunda proses belajar tatap muka.   Penundaan mesti dilakukan sampai situasi pandemi Covid-19 terkendali.  

Relawan LaporCovid, Diah Dwi Putri mengatakan, situasi dapat disebutkan terkendali apabila angka positivity rate di bawah 5 persen dalam kurun zaman beberapa minggu.    

“Sesuai rekomendasi WHO (World Health Organization, ” kata Diah pada jumpa pers yang digelar secara virtual pada Minggu (1/8/2021).

Sementara di bagian lain, Diah menekankan kepada pemerintah untuk terus menyerahkan pelatihan keterampilan penggunaan teknologi penunjang kegiatan belajar daring kepada tenaga pendidik.

Baca Juga: Sejumlah 29 Sekolah Belajar Tatap Depan Saat PPKM, LaporCovid Menimbulkan Pemda Beri Sanksi Jelas

Sehingga, proses  pembelajaran berjalan efektif.

“Meskipun daring, transfer ilmu sangat istimewa. Jadi harus dipastikan prosesnya efektif dan maksimal, ” katanya.

Belajar Tatap Muka di Masa PPKM

Sebesar 29 sekolah menggelar pembelajaran tatap muka di sedang masa Pemberlakuan Pembatasan Kesibukan Masyarakat (PPKM).

Puluhan sekolah itu berada di provinsi yang tengah menerapkan kebijakan PPKM Level III & IV.

Baca Juga: Terapkan PPKM Level 3, Pemkab Meranti Hentikan Penelaahan Tatap Muka

Situasi itu berdasar data yang diterima LaporCovid. Diah membicarakan pihaknya banyak menerima petunjuk ini pada Juli berarakan yang bertepatan dengan tarikh ajaran baru.