Categories
Info

MK Sidang Perdana UU Cipta Kerja Gugatan Serikat Pekerja

Suara. com – Mahkamah Konstitusi menggelar sidang perdana pemeriksaan UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang diajukan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia beserta sejumlah organisasi serikat pekerja.

Suara. com – Mahkamah Konstitusi menggelar sidang perdana pengujian UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dengan diajukan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia bersama sejumlah organisasi serikat pekerja.

“Saya bersama advokat senior Hotma Sitompol dan 12 pengacara lainnya hendak mendampingi KSPI, KSPSI, FSPMI, FSP-FARKES-RI, PUK SPEE FSPMI, PUK SP AMK-FSPMI serta tiga orang praktisi menghadiri sidang perdana Pembacaan Aplikasi Uji UU Nomor 11 Tarikh 2020 tentang Cipta Kerja, ” ujar kuasa hukum para pemohon Andi Asrun di Jakarta, Selasa (24/11/2020).

Para pemohon mengajukan permohonan uji bahan terhadap Pasal 81, Pasal 82, dan Pasal 83 UU Membuat Kerja.

Hal-hal yang dipersoalkan dalam pasal-pasal tersebut adalah tenaga kerja langka, jaminan sosial, lembaga pelatihan kerja, pelaksanaan penempatan tenaga kerja, perjanjian kerja waktu tertentu, waktu kerja, pekerja alih daya, cuti, risiko minimum dan pengupahan.

Baca Juga: Pemerintah Kebut Aturan Turunan UU Membentuk Kerja

Selain itu, para sistem pekerja itu mengkhawatirkan ketiadaan ganjaran yang layak dan adil bagi pekerja/buruh dalam pemberian pesangon, kekayaan penggantian hak dan upah penghargaan masa kerja karena terdapat beberapa frasa yang multitafsir yang berimplikasi pada hilangnya ketentuan besarnya agunan hak pekerja/buruh halam pemutusan ikatan kerja dalam UU Cipta Kegiatan.

Kemudian terkait pemutusan hubungan kerja dengan dinilai para pemohon dalam undang-undang tersebut membuat pengusaha menafsirkan dengan bebas proses pemutusan hubungan kegiatan terhadap pekerja/buruh sehingga rentan menimbulkan kesewenang-wenangan.

Dalam permohonan para pemohon, ada 92 permintaan terhadap Mahkamah Konstitusi dalam menguji UU Cipta Kerja.