Categories
Info

Nasib Terkini Brenton Tarrant, Karakter Penembakan Masjid Selandia Baru

Suara. com – Pria bersenjata yang menewaskan 51 jamaah di dalam serangan di masjid Christchurch membatalkan pengajuan upaya hukum atas kondisi penjara dan statusnya sebagai “entitas teroris”, New Zealand Herald mengadukan Jumat.

Suara. com – Pria bersenjata yang menewaskan 51 jamaah dalam serbuan di masjid Christchurch menggugurkan pengajuan upaya hukum atas kondisi penjara dan statusnya sebagai “entitas teroris”, New Zealand Herald melaporkan Jumat.

Catatan yang dirilis sebab Hakim Geoffrey Venning menunjukkan Brenton Tarrant mencabut pengajuannya, tullis surat kabar tersebut. Dokumen itu tidak langsung tersedia dari pengadilan.

Pemuja supremasi kulit putih Tarrant divonis kurungan seumur hidup tanpa penanggalan bersyarat pada Agustus lalu atas pembunuhan 51 orang dan percobaan pembunuhan 40 orang lainnya di besar masjid di Christchurch di dalam 15 Maret 2019.

Perihal itu menjadi penembakan massal tersadis sepanjang sejarah Selandia Baru.

Baca Juga: Remaja Kristen Radikal Ditahan Karena Ingin Serang Langgar Gunakan Parang

Awak negara Australia itu ialah orang satu-satunya di Selandia Baru yang menyandang status teroris.

Tarrant pekan awut-awutan mengajukan upaya hukum serta tidak hadir dalam persidangan. (Sumber: Antara/Reuters)