Categories
Info

Anies: Tenaga Medis Bukan Garda Terdahulu Melawan Virus Corona

–>

Suara. com kepala Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan ada arketipe pikir yang salah dalam pengerjaan corona atau Covid-19 selama ini. Ia menyatakan tenaga medis bukanlah garda terdepan dalam melawan virus dari China itu.

Hal ini diungkap Anies saat melakukan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dihadapan para Gajah yang digelar melalui video konferensi.

Kira-kira Menteri yang mengikuti Musrenbang di antaranya Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Dalam Negeri Tito Karnavian, Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, & Sekretaris Menteri Koordinator Perekonomian MENODAI.

Ada juga Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, dan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi.

Saat Musrenbang, Anies menyebut penjaga depan melawan corona adalah umum. Sementara tenaga kesehatan adalah orkes belakang atau pertahanan terakhir.

“Tenaga medis bukan garda terdepan. Mereka merupakan garda belakang. Tenaga medis ialah pertahanan terakhir, ” ujar Anies, Kamis (23/4/2020).

Alasan Anies mengatakan tersebut karena dalam menghadapi virus corona, yang paling penting adalah meninggalkan penularan. Ini disebutnya berbeda secara penyakit mematikan, seperti TBC.

“Pada urusan Covid, masalahnya adalah pada penularannya. Sebab itu untuk kita bisa menghambat penularan Covid maka pencegahan siap penting. Garda terdepan kita semua, ” jelasnya.

Ia menjelaskan masyarakat sebagai garda terdepan harus mencegah penularan corona. Jika gagal, maka penderita yang tertular baru akan diserahkan ke tim medis selaku pertahanan terakhir untuk disembuhkan.

“Tapi bagian dapur pertahanan itu tidak akan hidup dengan baik bila beban itu terus-menerus bertambah karena kita yang di depan tidak mencegah penularan, ” katanya.

Mantan Mendikbud ini menyatakan hal ini penting untuk dipahami agar masyarakat menyadari pentingnya kegiatan pencegahan dalam memutus mata rantai penularan virus. Terlebih lagi jika jumlah pasien terus bertambah, oleh sebab itu pertahanan terakhir juga bisa runtuh.

“Jumlah pasien bertambah, dokter jumlahnya tentu, rumah sakit jumlahnya tetap, kapasitasnya terlampaui di situlah terjadi malapetaka, ” pungkasnya.

Categories
Info

Berjejal, Pembagian Sembako oleh Istri-istri DPRD Dikritik, Videonya Viral

–>

Suara. com – Penggolongan sembako yang dilakukan Ikatan Suku Anggota Dewan (Ikawan) DPRD Toraja Utara menuai banyak kritik. Pasalnya, aksi tersebu justru menimbulkan kerumunan massa.

Alih-alih membantu masyarakat yang terdampak bencana wabah virus corona, gerak-gerik bakti sosial ini justru menimbulkan potensi penyebaran Covid-19.

Video yang menunjukkan massa berjejal dan mengerumuni lokasi pembagian sembako beredar luas dalam media sosial. Seperti video yang diunggah akun Twitter @black__valley1, Rabu (22/4/2020).

Dalam video berdurasi 15 detik itu terlihat warga saling berebut barang-barang yang dibagikan.

Terlihat beberapa wanita dengan seragam putih memberikan kedok. Lalu, wanita berseragam putih yang lain memberikan bungkusan plastik kepada warga.

“Cara Pembagian sembako yang dalam lakukan oleh istri-istri anggota DPRD Toraja Utara bermasker biru ini sangat tidak tepat! ” tulis akun @black__valley1.

Ia memasukkan, “Menyalahi aturan baik distancing dan stay at home, seharusnya biarkan masyarakat tetap pada rumah aja, gerakkan petugas serta relawan bagikan dari rumah ke rumah”.

Video viral penggolongan sembako oleh Ikawan DPRD Toraja Utara, warga saling berdesakan (Twitter)

Warganet asing juga mengkritik cara pembagian sembako yang dilakukan Ikawan DPRD Toraja Utara ini.

“Haduh mengapa sungguh tidak mau belajar dari pengalaman kejadian sebelumnya yang berdesak-desakan. Apa perlu diajarin lagi ya. Setidaknya harus antisipasi buat pagar/batasan lah agar tidak berdesakan begitu, ” tulis seorang warganet.

“Wuih, mantap, gak usah berharap corona cepat berlalu kalau gini sih, ” anggapan netizen lain.

Sebelumnya, kejadian serupa sudah terjadi di daerah lain, kaya Bogor dan Surabaya.

Ratusan warga berurut sembako tanpa jaga jarak pada gedung Baznas Kabupaten Bogor, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Senin (20/4/2020).

Cerai-berai di Surabaya, ratusan warga mengantre membeli sembilan bahan pokok (sembako) dengan harga murah di agenda Lumbung Pangan Jawa Timur yang diinisiasi Pemerintah Provinsi setempat dalam JX International Surabaya, Selasa (21/4/2020).

Warga yang mengantre hingga keluar gedung terlihat tidak mengindahkan anjura terbuka jarak atau physical distancing.

Categories
Info

Total Positif Corona di DKI Capai 3. 279 Orang, 305 antara lain Meninggal

–>

Suara. com – Jumlah orang yang terjangkit virus corona di Jakarta terus merayap. Hingga Jumat (17/4/2020), totalnya sudah menyentuh 2. 670 orang yang dinyatakan positif terjangkit virus dari China ini.

Dengan demikian, jumlahnya bermanfaat bertambah 167 orang lagi yang terjangkit corona sejak kemarin, Senin (20/4/2020).

Data ini diketahui dari situs penyedia informasi seputar corona pada DKI, corona. jakarta. go. id. Laman ini menginformasikan soal kejadian corona di Jakarta mulai sejak jumlah positif, menunggu hasil, tenggat Kelurahan tempat pasien tinggal.

Berdasarkan laman tersebut, 286 orang dinyatakan telah sembuh. Totalnya bertambah 49 orang sampai sekarang.

Sementara, 305 orang lainnya dinyatakan meninggal dunia. Pasien yang wafat bertambah drastis, yakni 68 orang sejak kemarin.

Selain itu, 1. 935 orang masih dirawat di Rumah Sakit (RS) yang tersebar di Jakarta. Sisanya, 753 karakter yang positif menjalani isolasi mandiri di tempatnya masing-masing.

Ada juga 878 orang di Jakarta yang berkedudukan Pasien dalam Pengawasan (PDP) sedang menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. Di tahapan ini, pasien sudah memiliki gejala corona dan tengah melalukan isolasi diri.

Dari keseluruhan, 1. 990 orang telah diketahui tempat tinggal ataupun domisili Kelurahan mana. Lalu satu. 289 lainnya masih belum diidentifikasi tempat tinggalnya.

Secara keseluruhan, baik penderita positif, sembuh, wafat, dan menduduki hasil di Jakarta jumlahnya ialah 4. 157 kasus. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah di beberapa hari ke depan.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan tubuh Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, mengatakan jumlah Orang dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien dalam Penjagaan (PDP) juga masih meningkat jumlahnya.

“Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 5. 799 orang (5. 214 telah selesai dipantau dan 585 masih dipantau) dan Pasien Dalam Penjagaan (PDP) sebanyak 5. 201 orang (3. 715 sudah pulang dari perawatan dan 1. 486 sedang dirawat), ” kata Ani dalam Balai Kota, Selasa (21/4/2020).

Categories
Info

Pemimpin Masjid di Nigeria Ditangkap karena Tetap Gelar Salat Jumat

–>

Suara. com – Penguncian daerah secara total atau lockdown guna menekan penyebaran virus corona (Covid-19) dengan diterapkan pemerintah Nigeria menimbulkan situasi yang tidak adil.

Pasalnya, seorang imam Negara Bagian Kano ditangkap karena menggelar shalat Jumat. Di Negeri Bagian lain, seorang imam justru dipecat padahal mematuhi lockdown .

Pemerintah negara yang dipimpin Abdullahi Ganduje menangkap Imam Langgar Gwammaja di Negara Bagian Kano karena tidak mematuhi perintah lockdown , disadur dari Ripples Nigeria , Senin (20/4/2020).

Gubernur setempat telah memerintahkan penguncian total sejak Kamis, 16 April, menyusul kematian seorang penderita Covid-19. Peningkatan jumlah kasus meyakinkan virus di negara bagian Perahu juga jadi alasan lainnya.

Namun di keesokan harinya, seorang Imam tak mengindahkan aturan lockdown ini. Konsekuensinya, penangkapan pun dilakukan terhadap imam itu.

“Imam Masjid Gwammaja melakukan shalat Jumat di Kano padahal arahan lockdown telah diterapkan. Lockdown itu disepakai penuh oleh semua imam dari berbagai organisasi Islam. Satu-satunya cara untuk menegakkan social distancing adalah lockdown, ” tulis Salihu Yakasai, Humas Gubernur Kano di Twitter.

Sementara itu, di Negara Bagian Zamfara, seorang imam, Malam Abubakar Sarki-Aminu telah dipecat karena membatalkan shalat Jumat.

Padahal, Abubakar mematuhi perintah pemerintah Negara Bagian Kaduna yang melarang sholat berjamaah berjalan mencegah penyebaran Covid-19.

Abubakar, diketahui, merupakan ” Imam ratib ” yang berarti Imam untuk sholat lima waktu di Langgar Sheik Abubakar Mahmood Gumi Juma’at selama hampir 40 tahun.

Pemecatan tersebut dilakukan oleh Ketua Organisasi Muslim Jama’atu Izalatil Bid’a Wa’iqamatis Sunnah (JIBWIS) di Zaria, negara arah Kaduna, Sheikh Sani Yakubu.

Ketua JIBWIS yang mengkonfirmasi pemecatan Abubakar, bagaimanapun, menolak untuk mengomentari masalah itu. Dia justru memerintahkan Ketua Komite Shalat Lima Waktu Masjid, Alhaji Shehu Dan-Maikuli untuk berbicara pada namanya.

Dan-Maikuli menjelaskan, “Ketika masalah virus corona ini datang, suatu keadaan Imam (dipecat) hanya berdiri sesudah memimpin sholat Zuhur dan mengumumkan bahwa mulai hari ini dia (Abubakar) menunda sholat jamaah hingga masalah ini selesai, saat itu saya belum berada di Masjid”.

“Ketika saya datang untuk sholat Ashar telah diberi tahu bahwa Imam (Abubakar) memerintahkan penutupan Masjid, beta memanggilnya di telepon untuk menanyakan dan dia berkata ya dia telah memerintahkan agar Masjid ditutup, ” imbuhnya.

Categories
Info

Rumah Sakit Dokter Suyoto Bintaro Hendak Jadi RS Khusus Virus Corona

–>

Suara. com – Ujung bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan bahwa saat ini Kementerian Pertahanan sedang mempersiapkan Rumah Sakit Dokter Suyoto, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan untuk menjadi rumah sakit khusus pasien covid-19.

Dahnil mengatakan nantinya rumah kecil itu hanya akan menerima pasien covid-19. Namun belum bisa diperkirakan kapan mulai bisa beroperasi.

“Sekarang juga kementerian pertahanan sedang mencoba dengan namanya rumah sakit di Bintaro itu Dr. Suyoto itu bakal disulap atau diubah menjadi vila sakit pandemi dan sekarang sedang proses pengerjaan mudah-mudahan beberapa periode ke depan akan selesai oleh sebab itu di rumah sakit itu semuanya hanya menanganani kasus-kasus pandemi semacam covid-19 ini, ” kata Dahnil dalam diskusi virtual Let’s Talk With Sara di Youtube, Minggu (19/4/2020).

Dahnil menyebut hal ini dikerjakan sebagai tanggung jawab Kemenhan positif Kementerian Kesehatan dan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 sebagai leading sektor.

“Kita sedang mempersiapkan juga panti sakit darurat di berbagai tempat, dan sekarang kan TNI lalu Kemhan ada di lapangan mereka semuanya bertugas bahkan anggaran Kemhan hampir 8, 7 triliun tersebut dipotong dialokasikan untuk penanganan covid-19 ini. Jadi memang seluruh gaya sekarang dialokasikan untuk kepentingan pengerjaan covid-19 ini, ” ucapnya.

Diketahui, RS Dokter Suyoto berdiri dari sejarah induk organisasinya yaitu Pusat Rehabilitasi (Pusrehab) Departemen Pertahanan (Dephan) dengan didirikan pada tahun 1960.

Berdasarkan Permenhan Nomor 49 Tahun 2014 agenda 6 Oktober 2014; Rumah Melempem tipe B ini adalah Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Departemen Pertahanan, yang berada di lembah dan bertanggung jawab kepada Besar Pusat Rehabilitasi Kemhan.

Categories
Info

Pandemi Covid-19 Belum Reda, MUI Mengimbau Masyarakat Tak Ziarah Kubur Zaman

–>

Pandangan. com – Perhimpunan Ulama Indonesia (MUI) mengimbau kepada umat Muslim di Indonesia buat tidak melakukan ziarah kubur menjumpai Ramadan 1441 hijriyah. Imbauan tersebut diberikan mengingat saat ini dalam situasi pandemi COVID-19.

“Ziarah kubur ialah amalan yang sangat baik karena mengingatkan pada kematian. Namun, mengingat pandemi COVID-19 kemungkinan belum mereda maka sebaiknya ziarah kubur menghadap Ramadan ditiadakan, ” kata Pemangku Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa’adi melalui keterangan tertulis dengan diterima di Jakarta, Sabtu.

Agenda ziarah ke makam orang tua, kerja dan saudara yang telah wafat tersebut, kata dia, dapat diganti dengan berdoa dari rumah masing-masing.

“Insyaallah nilai pahalanya tidak berkurang sedikit pun, ” ujarnya.

Tindakan yang cocok sebaiknya juga dilakukan yaitu konvensi silaturahmi jelang Ramadhan. Menurutnya, melakukan silaturahmi kepada orang tua dengan masih hidup, saudara, kerabat dan teman-teman untuk saling memaafkan penting dilakukan agar umat memasuki kamar puasa dengan hati yang bersih.

Namun, dalam situasi pandemi COVID-19 sebaiknya hal itu cukup dilakukan menggunakan media sosial atau media daring mengingat masih ada kebijakan buat menerapkan pembatasan jarak fisik serta Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Selain itu, dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, MUI juga menaikkan umat Islam untuk melakukan kira-kira hal di antaranya menata niat yang baik dan menyambutnya secara ikhlas serta penuh sukacita.

“Sebab Rasulullah SAW bersabda barang siapa yang bergendang dengan datangnya bulan Ramadhan, Tuhan akan mengharamkan jasadnya masuk ke dalam neraka, ” kata tempat.

Lalu, umat Muslim hendaknya sebelum mengikuti bulan Ramadhan yaitu bulan Rajab dan Sya’ban sudah mulai melatih diri dengan melaksanakan amalan-amalan sunat misalnya berpuasa, membaca Al Quran, memperbanyak sedekah dan zakat mal atau harta.

Khusus untuk mengeluarkan derma harta pada saat pandemi COVID-19 dianjurkan untuk disegerakan sepanjang sudah memenuhi nisabnya. Sebab, hal tersebut membantu masyarakat yang terdampak.

Begitu juga dengan zakat fitrah sebaiknya dibayarkan pada awal bulan Ramadan serta tidak harus menunggu sampai akhir bulan suci tersebut, ujarnya. ( Antara )

Baca juga Keluaran HK

Categories
Info

Meninggal saat Salat Jumat di Rakaat Terakhir, Odong Bikin Panik Jamaah

–>

Pandangan. com – Warga Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor digegerkan dengan meninggalnya seorang pria secara mendadak di masjid pada Jumat (17/4/2020). Pria tersebut ditangani dengan protokol covid-19.

Informasi terhimpun, peristiwa itu terjadi saat berlangsungnya ibadah doa Jumat sekitar pukul 12. 30 WIB. Saat kejadian, pria yang bernama Odang Muhtarom (53) itu berada di shaf ke delapan.

Mendatangi rakaat kedua, Odang mendadak terbenam dan meninggal dunia sehingga membina jemaah masjid panik. Selanjutnya, masyarakat melaporkan kejadian itu ke Satgas Covid-19 dan Puskesmas setempat.

“Betul, target meninggal dunia di dalam langgar. Alamat KTP nya Cibinong, akan tetapi ngontrak di Kayu Manis dan jualan telur di Semplak, ” kata Kapolsek Kemang Kompol Agus Suyandi, dikonfirmasi.

Jenazahnya, tambah Agus, ditangani dengan protokol covid-19 untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah Odang dibawa ke RSUD Cibinong.

“Kalau pengantara kematian belum tahu. Tapi kan sekarang lagi musim corona, lantaran pada nanti tiba-tiba hasilnya meyakinkan jadi ditangani prosedur covid-19 dan langsung dibawa ke RSUD Cibinong, ” tandasnya.

Kontributor: Zian Alfath

Update terbaru Data HK

Categories
Info

Pada tengah Wabah Covid-19, Trump Menggugat Warga AS Demo Tolak Lockdown

–>

Suara. com – Pemimpin Amerika Serikat, Donald Trump, mendesak warganya sendiri untuk berdemonstrasi menentang pemberlakuan lockdown yang dilakukan buat mencegah penyebaran Covid-19 di daerah mereka masing-masing.

Dalam rangkaian tweet yang diunggah Jumat atau Sabtu dini hari tadi (18/4/2020) waktu Indonesia, Trump mengajak warga di Minnesota, Michigan, dan Virginia untuk protes pemberlakuan lockdown.

“BEBASKAN MINNESOTA! “, “BEBASKAN MICHIGAN! “, “BEBASKAN VIRGINIA! ” serupa itu tiga kicauan Trump pada dini hari tadi di Twitter.

Belakangan dalam jumpa pers yang digelar di Gedung Putih, Trump mengatakan bahwa lockdown di tiga negara bagian tersebut terlalu ketat. Tiga negara bagian tersebut, sebagai catatan, dipimpin sebab gubernur dari Partai Demokrat, melayani Partai Republik pendukung Trump.

Sebelumnya sudah terjadi demonstrasi menolak lockdown di Amerika Serikat. Demonstrasi terjadi di Michigan, Ohio, North Carolina, Minnesota, Utah, Virginia, dan Kentucky.

Tetapi dalam kicauannya Trump tidak menyebut Ohio dan Utah, karena dua negara bagian itu dipimpin oleh gubernur dari Partai Republik.

Ironisnya juga, tinjauan itu disampaikan Donald Trump masa jumlah korban meninggal di Amerika Serikat mencapai angka tertinggi di AS pada Kamis kemarin, yang mencapai 4. 951 jiwa.

Amerika Serikat merupakan negara dengan jumlah kasus & kematian terbesar akibat Covid-19 di dunia. Jumlah kasus terjangkit dekat mencapai 700. 000 dan dengan meninggal sudah melampaui 36. 000 orang.

Sementara itu demonstrasi menolak lockdown di Amerika Serikat tampaknya belum akan berhenti, apa lagi secara sokongan Donald Trump. Demonstrasi rencananya juga akan digelar di Wisconsin, Oregon, Maryland, Idaho, dan Texas. (BBC)

Info update selanjutnya Togel Hongkong

Categories
Info

Pedagang Telur Meninggal saat Salat Jumat, Jamaah Panik Takut Corona

–>

Suara. com – Warga Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor digegerkan dengan meninggalnya seorang pria secara mendadak di masjid pada Jumat (17/4/2020). Pria tersebut ditangani dengan adat covid-19.

Informasi terhimpun, peristiwa itu berlaku saat berlangsungnya ibadah salat Jumat sekitar pukul 12. 30 WIB. Saat kejadian, pria yang bertanda Odang Muhtarom (53) itu berada di shaf ke delapan.

Memasuki bagian kedua, Odang mendadak terjatuh serta meninggal dunia sehingga membuat massa masjid panik. Selanjutnya, warga melaporkan kejadian itu ke Satgas Covid-19 dan Puskesmas setempat.

“Betul, korban wafat dunia di dalam masjid. Petunjuk KTP nya Cibinong, tapi ngontrak di Kayu Manis dan jualan telur di Semplak, ” sebutan Kapolsek Kemang Kompol Agus Suyandi, dikonfirmasi.

Jenazahnya, tambah Agus, ditangani secara protokol covid-19 untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk membenarkan penyebab kematian, jenazah Odang dibawa ke RSUD Cibinong.

“Kalau penyebab maut belum tahu. Tapi kan saat ini lagi musim corona, dari di nanti tiba-tiba hasilnya positif oleh karena itu ditangani prosedur covid-19 dan langsung dibawa ke RSUD Cibinong, ” tandasnya.

Kontributor: Zian Alfath

Cek update terbaru Data SGP

Categories
Info

Anak Tak Punya Ponsel, Pak Guru Avan Pilih Mengajar dari Rumah ke Rumah

–>

Suara. com – Seorang pria di Sumenep, Madura jadi suri tauladan bagi warganet usai menceritakan pengalamannya jadi guru selama pandemi corona.

Avan Fathurrahman adalah seorang guru yang mengemong di SDN Batu Putih, Laok, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Sumenep, Madura.

Lantaran pandemi corona, sekolah tempat ia mengajar terpaksa diliburkan serta kegiatan belajar mengajar dipindah ke rumah masing-masing.

Namun, alih-alih gembira, Avan justru merasa prihatin saat mengindahkan kabar itu.

Pasalnya, nyaris seluruh anak SDN Batu Putih tak punya sarana untuk melakukan kegiatan belajar dari rumah seperti pada umumnya.

Mereka tak punya telepon pintar maupun komputer jinjing. Kalaupun punya, biaya untuk membeli kuota internet bakal membebani orang tua wali murid.

Ia pun mencari akal agar masalah tersebut dapat terselesaikan. Avan mengaku dilema saat mendapat ide untuk berkeliling ke rumah siswa menetapkan mengajari mereka.

“Saya sadar ini melanggar imbauan pemerintah agar tetap bekerja dari rumah. Tapi mau gimana teristimewa? Membiarkan siswa belajar sendiri di rumah tanpa saya pantau, terang saya kurang sreg, ” tulis pak guru Avan lewat akun Facebook-nya.

Di utama sisi, ia merasa takut dan khawatir akan virus corona, tetapi di sisi lain ia tidak bisa membiarkan para siswa melancarkan sendiri tanpa ada pantauan.

Avan kemudian memutuskan untuk keliling dari vila ke rumah sekurang-kurangnya tiga kala dalam seminggu guna mengecek kegiatan belajar para siswa. Namun, urusan tak langsung selesai.

Jarak antar sendi siswa cukup jauh dan zona yang harus ia lalui pula terjal. Belum lagi, saat abu turun, ia terpaksa harus berlaku kaki untuk sampai di panti salah satu siswa karena jalanan menuju ke sana tak bisa dilalui sepeda motor.

“Saya harus hadir untuk mendampingi mereka secara bergilir meski sebentar. Menjelaskan materi, memberikan petunjuk tugas, mengoreksi tugas dengan diberikan sebelumnya, termasuk memberikan catatan pada pekerjaan mereka, ” tutur Avan.

Ketika Mendikbud Nadiem Makarim mengumumkan kerjasama dengan TVRI, Avan sempat merasa lega. Pasalnya, ia budi para siswa bisa mulai melancarkan sendiri dengan kualitas materi belajar yang lebih baik.

Namun, perasaan itu pupus ketika mengetahui tiga dari lima siswanya tak punya televisi di rumah. Ia pun harus memupus harapannya dan kembali ke medan yang terjal, berkeliling melatih dari rumah ke rumah.

Avan merasa dirinya bukan contoh yang cara karena tak bisa menerapkan seruan #dirumahaja tetapi warganet yang membaca kisahnya justru berpendapat lain.

“Masya allah pejuang tanggung pak. Ini yang namanya pahlawan tanpa tanda jasa. Hidayah untuk sampean pak. Semoga barang apa yang bapak semai ini hendak memberikan hasil yang istimewa. Terima kasih untuk kisah bapak, ” kata Yuni Rohmaningsih.

Ia mengakhiri kisahnya dengan harapan agar wabah virus corona COVID-19 bisa segera terpecahkan dan masyarakat terlindung dari virus tersebut.

“Saya bukan tidak takut corona. Takut juga. Tapi gimana sedang? Semoga Allah senantiasa melindungi kita semua dari wabah penyakit, tercatat COVID-19, ” pungkasnya.

Baca juga Pengeluaran SGP