Categories
Info

Meninggal saat Salat Jumat di Rakaat Terakhir, Odong Bikin Panik Jamaah

–>

Pandangan. com – Warga Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor digegerkan dengan meninggalnya seorang pria secara mendadak di masjid pada Jumat (17/4/2020). Pria tersebut ditangani dengan protokol covid-19.

Informasi terhimpun, peristiwa itu terjadi saat berlangsungnya ibadah doa Jumat sekitar pukul 12. 30 WIB. Saat kejadian, pria yang bernama Odang Muhtarom (53) itu berada di shaf ke delapan.

Mendatangi rakaat kedua, Odang mendadak terbenam dan meninggal dunia sehingga membina jemaah masjid panik. Selanjutnya, masyarakat melaporkan kejadian itu ke Satgas Covid-19 dan Puskesmas setempat.

“Betul, target meninggal dunia di dalam langgar. Alamat KTP nya Cibinong, akan tetapi ngontrak di Kayu Manis dan jualan telur di Semplak, ” kata Kapolsek Kemang Kompol Agus Suyandi, dikonfirmasi.

Jenazahnya, tambah Agus, ditangani dengan protokol covid-19 untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah Odang dibawa ke RSUD Cibinong.

“Kalau pengantara kematian belum tahu. Tapi kan sekarang lagi musim corona, lantaran pada nanti tiba-tiba hasilnya meyakinkan jadi ditangani prosedur covid-19 dan langsung dibawa ke RSUD Cibinong, ” tandasnya.

Kontributor: Zian Alfath

Update terbaru Data HK

Categories
Info

Pada tengah Wabah Covid-19, Trump Menggugat Warga AS Demo Tolak Lockdown

–>

Suara. com – Pemimpin Amerika Serikat, Donald Trump, mendesak warganya sendiri untuk berdemonstrasi menentang pemberlakuan lockdown yang dilakukan buat mencegah penyebaran Covid-19 di daerah mereka masing-masing.

Dalam rangkaian tweet yang diunggah Jumat atau Sabtu dini hari tadi (18/4/2020) waktu Indonesia, Trump mengajak warga di Minnesota, Michigan, dan Virginia untuk protes pemberlakuan lockdown.

“BEBASKAN MINNESOTA! “, “BEBASKAN MICHIGAN! “, “BEBASKAN VIRGINIA! ” serupa itu tiga kicauan Trump pada dini hari tadi di Twitter.

Belakangan dalam jumpa pers yang digelar di Gedung Putih, Trump mengatakan bahwa lockdown di tiga negara bagian tersebut terlalu ketat. Tiga negara bagian tersebut, sebagai catatan, dipimpin sebab gubernur dari Partai Demokrat, melayani Partai Republik pendukung Trump.

Sebelumnya sudah terjadi demonstrasi menolak lockdown di Amerika Serikat. Demonstrasi terjadi di Michigan, Ohio, North Carolina, Minnesota, Utah, Virginia, dan Kentucky.

Tetapi dalam kicauannya Trump tidak menyebut Ohio dan Utah, karena dua negara bagian itu dipimpin oleh gubernur dari Partai Republik.

Ironisnya juga, tinjauan itu disampaikan Donald Trump masa jumlah korban meninggal di Amerika Serikat mencapai angka tertinggi di AS pada Kamis kemarin, yang mencapai 4. 951 jiwa.

Amerika Serikat merupakan negara dengan jumlah kasus & kematian terbesar akibat Covid-19 di dunia. Jumlah kasus terjangkit dekat mencapai 700. 000 dan dengan meninggal sudah melampaui 36. 000 orang.

Sementara itu demonstrasi menolak lockdown di Amerika Serikat tampaknya belum akan berhenti, apa lagi secara sokongan Donald Trump. Demonstrasi rencananya juga akan digelar di Wisconsin, Oregon, Maryland, Idaho, dan Texas. (BBC)

Info update selanjutnya Togel Hongkong

Categories
Info

Pedagang Telur Meninggal saat Salat Jumat, Jamaah Panik Takut Corona

–>

Suara. com – Warga Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor digegerkan dengan meninggalnya seorang pria secara mendadak di masjid pada Jumat (17/4/2020). Pria tersebut ditangani dengan adat covid-19.

Informasi terhimpun, peristiwa itu berlaku saat berlangsungnya ibadah salat Jumat sekitar pukul 12. 30 WIB. Saat kejadian, pria yang bertanda Odang Muhtarom (53) itu berada di shaf ke delapan.

Memasuki bagian kedua, Odang mendadak terjatuh serta meninggal dunia sehingga membuat massa masjid panik. Selanjutnya, warga melaporkan kejadian itu ke Satgas Covid-19 dan Puskesmas setempat.

“Betul, korban wafat dunia di dalam masjid. Petunjuk KTP nya Cibinong, tapi ngontrak di Kayu Manis dan jualan telur di Semplak, ” sebutan Kapolsek Kemang Kompol Agus Suyandi, dikonfirmasi.

Jenazahnya, tambah Agus, ditangani secara protokol covid-19 untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk membenarkan penyebab kematian, jenazah Odang dibawa ke RSUD Cibinong.

“Kalau penyebab maut belum tahu. Tapi kan saat ini lagi musim corona, dari di nanti tiba-tiba hasilnya positif oleh karena itu ditangani prosedur covid-19 dan langsung dibawa ke RSUD Cibinong, ” tandasnya.

Kontributor: Zian Alfath

Cek update terbaru Data SGP

Categories
Info

Anak Tak Punya Ponsel, Pak Guru Avan Pilih Mengajar dari Rumah ke Rumah

–>

Suara. com – Seorang pria di Sumenep, Madura jadi suri tauladan bagi warganet usai menceritakan pengalamannya jadi guru selama pandemi corona.

Avan Fathurrahman adalah seorang guru yang mengemong di SDN Batu Putih, Laok, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Sumenep, Madura.

Lantaran pandemi corona, sekolah tempat ia mengajar terpaksa diliburkan serta kegiatan belajar mengajar dipindah ke rumah masing-masing.

Namun, alih-alih gembira, Avan justru merasa prihatin saat mengindahkan kabar itu.

Pasalnya, nyaris seluruh anak SDN Batu Putih tak punya sarana untuk melakukan kegiatan belajar dari rumah seperti pada umumnya.

Mereka tak punya telepon pintar maupun komputer jinjing. Kalaupun punya, biaya untuk membeli kuota internet bakal membebani orang tua wali murid.

Ia pun mencari akal agar masalah tersebut dapat terselesaikan. Avan mengaku dilema saat mendapat ide untuk berkeliling ke rumah siswa menetapkan mengajari mereka.

“Saya sadar ini melanggar imbauan pemerintah agar tetap bekerja dari rumah. Tapi mau gimana teristimewa? Membiarkan siswa belajar sendiri di rumah tanpa saya pantau, terang saya kurang sreg, ” tulis pak guru Avan lewat akun Facebook-nya.

Di utama sisi, ia merasa takut dan khawatir akan virus corona, tetapi di sisi lain ia tidak bisa membiarkan para siswa melancarkan sendiri tanpa ada pantauan.

Avan kemudian memutuskan untuk keliling dari vila ke rumah sekurang-kurangnya tiga kala dalam seminggu guna mengecek kegiatan belajar para siswa. Namun, urusan tak langsung selesai.

Jarak antar sendi siswa cukup jauh dan zona yang harus ia lalui pula terjal. Belum lagi, saat abu turun, ia terpaksa harus berlaku kaki untuk sampai di panti salah satu siswa karena jalanan menuju ke sana tak bisa dilalui sepeda motor.

“Saya harus hadir untuk mendampingi mereka secara bergilir meski sebentar. Menjelaskan materi, memberikan petunjuk tugas, mengoreksi tugas dengan diberikan sebelumnya, termasuk memberikan catatan pada pekerjaan mereka, ” tutur Avan.

Ketika Mendikbud Nadiem Makarim mengumumkan kerjasama dengan TVRI, Avan sempat merasa lega. Pasalnya, ia budi para siswa bisa mulai melancarkan sendiri dengan kualitas materi belajar yang lebih baik.

Namun, perasaan itu pupus ketika mengetahui tiga dari lima siswanya tak punya televisi di rumah. Ia pun harus memupus harapannya dan kembali ke medan yang terjal, berkeliling melatih dari rumah ke rumah.

Avan merasa dirinya bukan contoh yang cara karena tak bisa menerapkan seruan #dirumahaja tetapi warganet yang membaca kisahnya justru berpendapat lain.

“Masya allah pejuang tanggung pak. Ini yang namanya pahlawan tanpa tanda jasa. Hidayah untuk sampean pak. Semoga barang apa yang bapak semai ini hendak memberikan hasil yang istimewa. Terima kasih untuk kisah bapak, ” kata Yuni Rohmaningsih.

Ia mengakhiri kisahnya dengan harapan agar wabah virus corona COVID-19 bisa segera terpecahkan dan masyarakat terlindung dari virus tersebut.

“Saya bukan tidak takut corona. Takut juga. Tapi gimana sedang? Semoga Allah senantiasa melindungi kita semua dari wabah penyakit, tercatat COVID-19, ” pungkasnya.

Baca juga Pengeluaran SGP