Categories
Info

Pangdam Jaya: Baju Loreng yang Turunkan Baliho Rizieq, Itu Perintah Aku!

Suara. com – Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menegaskan perihal penurunan baliho bergambar Habib Rizieq Shihab oleh pria berpakaian loreng adalah perintahnya. Ia memperingatkan kepada Depan Pembela Islam (FPI) untuk tak seenaknya.

Bahana. com – Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menegaskan perihal penurunan baliho bergambar Habib Rizieq Shihab oleh pria berpakaian loreng adalah perintahnya. Dia memperingatkan kepada Front Pembela Agama islam (FPI) untuk tidak seenaknya.

Dudung mengucapkan kalau sebelumnya baliho-baliho itu sempat diturunkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) namun balik dinaikkan. Akhirnya ia pun keluarkan komando untuk menurunkannya kembali.

“Ada berbaju coreng menurunkan baliho Habib Rizieq tersebut perintah saya. Karena berapa kala Satpol PP menurunkan dinaikkan lagi. Perintah saya itu, ” kata Dudung di Monas, Jakarta Sentral, Jumat (20/11/2020).

Dudung menekankan kalau terdapat aturan yang meski diikuti dalam Indonesia sebagai negara hukum, bahkan untuk memasang baliho sekalipun.

Baca Juga: Murka! Pangdam Jaya Berseru Bubarkan FPI: Jangan Merasa Paling Betul

Menurutnya pemasangan baliho itu tak bisa sembarang.

Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrachman menyampaikan keterangan pers di Makodam Hebat, Jakarta, Jumat (9/10/2020). [Suara.com/Bagaskara Isdiansyah]

“Kalau masang baliho sudah jelas tersedia aturannya, ada bayar pajak serta tempat ditentukan, jangan seenaknya tunggal, seakan-akan dia paling benar, enggak ada itu, ” ujarnya.

Bahkan dia menganggap FPI bisa saja dibubarkan apabila menentang segala tindakan yang dilakukan oleh TNI. Dudung merasakan kalau organisasi massa berbasis Islam itu bertindak sesuka hati.

“Jangan coba-coba terpangkal. Kalau perlu FPI bubarkan sekadar itu. Bubarkan saja. Kalau coba-coba dengan TNI, mari. Sekarang kok mereka ini seperti yang ngatur suka-sukanya sendiri, saya katakan tersebut perintah saya, ” tuturnya.

“Dan tersebut akan saya bersihkan semua, tak ada itu baliho yang membawa revolusi dan segala macam. Sungguh, saya peringatkan dan saya tak segan menindak dengan keras. ”

Baca Juga: Geram Dianggap Suka Mengatur, Pangdam Jaya: Kalau Perlu, Bubarkan FPI!