Categories
Info

Penuhi Panggilan, Wagub DKI Siap Kasih Fakta dan Data Kasus Hajatan Rizieq

Suara. com – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memenuhi seruan penyidik Subdit I Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (23/11/2020). Riza hadir sebagai bukti untuk dimintai klarifikasi terkait peristiwa dugaan pelangggaran protokol kesehatan dalam acara pernikahan putri Rizieq Shihab, Syarifah Najwa Shihab.

Suara. com – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memenuhi panggilan penyidik Subdit I Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (23/11/2020).

Riza hadir jadi saksi untuk dimintai klarifikasi terpaut kasus dugaan pelangggaran protokol kesehatan tubuh dalam acara pernikahan putri Rizieq Shihab, Syarifah Najwa Shihab.

Pantauan Suara. com, Riza yang mengenakan pakaian dinas tersebut tiba di lokasi sekira jam 11. 00 WIB.

“Saya akan menyerahkan keterangan fakta dan data barang apa adanya sejauh yang saya tahu, ” kata Riza.

Baca Juga: Menutup Gang, Rumah Rizieq Dijaga Tentara saat Polisi Semprot Disinfektan

Menurut Riza, dirinya dipanggil penyidik untuk dimintai klarifikasi terkait kasus sangkaan pelangggaran protokol kesehatan di Petamburan. Namun, Riza memastikan akan meluluskan keterangan apapun yang dibutuhkan penyidik, termasuk kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam acara Maulid Rasul Muhammad SAW si Tebet, Jakarta Selatan.

“Prinsipnya saya sebagai warga negeri harus memenuhi tugas dan urusan saya di antaranya memenuhi seruan klarifikasi atau undangan lainnya, ” katanya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya telah lebih dulu diperiksa oleh penyidik Subdit I Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya, di Selasa (17/11) lalu. Pemeriksaan berkelakuan klarifikasi itu berlangsung hampir 10 jam sejak pukul 09. 43 WIB hingga 19. 24 WIB.

Anies diperiksa bersamaan dengan delapan saksi yang lain. Mereka, yakni Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara, Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin, Biro Norma DKI Jakarta Yayan Yuhana, Camat Tanah Abang Muhammad Yasin, KUA Tanah Abang Sukana, Babinkamtibmas Bripka Ginanjar, serta RT dan RW setempat.

“Ada 33 pertanyaan yang sebetulnya disampaikan menjadi sebuah laporan sepanjang 23 halaman. Semuanya sudah dijawab seusai dengan fakta yang tersedia, tidak ditambah tidak dikurangi, ” kata Anies usai diperiksa pada Polda Metro Jaya.

Baca Juga: Berlebih Bagi Sembako, Polisi Gelar Rapid Tes Khusus Klaster Rizieq di Tebet

Ketika itu, Anies enggan mengungkapkan poin-poin pertanyaan yang diajukan penyidik kepadanya. Sebab menurut dia, segala hal yang berkaitan secara materi penyelidikan tersebut sepenuhnya menjelma wewenang penyidik.