Categories
Info

Peristiwa Suap Ditjen Pajak, KPK Konfirmasi Barang Sitaan ke Petinggi Bank Panin

Suara. com – Komisi Pemberantasan Manipulasi (KPK) mengkonfirmasi sejumlah barang bukti sitaan dari Biro Pusat Bank Panin, Jakarta. Penyidik sebelumnya lebih dulu melakukan penggeledahan di Pejabat Pusat Bank Panin di dalam Selasa (23/3/2021) lalu.

Suara. com – Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) mengkonfirmasi sejumlah barang bukti sitaan dari Kantor Pusat Bank Panin, Jakarta. Penyidik sebelumnya lebih dulu melakukan pemeriksaan di Kantor Pusat Bank Panin pada Selasa (23/3/2021) lalu.

Hal itu didalami penyidik antirasuah setelah mengabulkan pemeriksaan terhadap Kepala Biro Administrasi Keuangan (Chief Of Finance Officer) PT. Bank Panin Indonesia, Marlina Gunawan. Ia diperiksa sebagai saksi untuk kasus suap Direktorat Jenderal Pajak di Kementerian Keuangan.

“Pada yang bersangkutan dilakukan penyitaan berbagai barang bukti yang ditemukan pada saat awak penyidik melakukan penggeledahan dalam Kantor PT Bank Panin, ” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dikonfirmasi, Kamis (22/4/2021).

KPK sebetulnya juga menjadwalkan pemeroksaan terhadap eks Direktur Penelitian dan Penagihan pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Angin Prayitno Aji. Namun yang bersangkutan mengkonfirmasi ketidakhadirannya dan meminta penjadwalan ulang untuk dilakukan pemeriksaan.

Baca Pula: Desak KPK, MAKI Bocorkan 3 Kongsi Diduga Terlibat Kasus Ditjen Pajak

Angin, kata pendahuluan KPK, ia beralasan sakit. Sehingga, tak dapat penuhi panggilan KPK.

Tim Satgas KPK, pada Selasa (23/3/2021) lalu, menggeledah Kantor Was-was Bank Panin, Jakarta Induk. Dalam penggeledahan itu penyidik antirasuah menemukan sejumlah sertifikat hingga barang elektronik.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengungkapkan ada dugaan kasus suap di Ditjen Pajak Kemenkeu. Nilai telaahan korupsinya mencapai puluhan miliar rupiah.

“Nilai suapnya besar juga, puluhan miliar. Kasus itu pula melibatkan tim pemeriksa, ” kata Alexander kepada wartawan di Gedung KPK Jakarta, Selasa (2/3).

Karena masih dalam proses penyidikan, Alexander enggan membeberkan detail mengenai dan pihak-pihak yang diduga terlibat.

Baca Juga: Pertajam Bukti, KPK Dalami Kasus Suap Ditjen Pajak

“Itu semua pantas didalami. Saya tidak mampu menyampaikan sekarang, supaya teman-teman penyidik dalam bekerja tidak merasa terhalangi dengan berita tersebut, ” ujarnya.

Walaupun demikian, Alexander mengatakan sangkaan perkara ini terkait penyeliaan pajak sejumlah perusahaan. Diduga ada pejabat Ditjen Retribusi yang menerima suap sejak sebuah perusahaan, agar perusahaan itu membayar pajak lebih kecil nilainya.

Selain tersebut, guna mendalami dugaan kejadian ini penyidik KPK sudah melakukan penggeledahan di lingkungan Ditjen Pajak Kemenkeu.

“Sudah dilakukan penggeledahan dan saya juga sudah koordinasi secara Dirjen Inspektorat Jenderal Kemenkeu, agar kami bersinergi, ” kata Alexander.