Categories
Info

Petunjuk Politikus Buat Mahasiswa yang Suka Demo Agar Tuntutan Tak Melebar

Suara. com kacau Ketua MPR dari Golkar Bambang Soesatyo mengimbau masyarakat yang berencana demonstrasi untuk menyampaikan pasal-pasal pada omnibus law UU Cipta Kegiatan yang menjadi keberatan agar tuntutan mereka tidak melebar.

Suara. com awut-awutan Ketua MPR dari Golkar Bambang Soesatyo mengimbau klub yang berencana demonstrasi untuk mengirimkan pasal-pasal dalam omnibus law UU Cipta Kerja yang menjadi penolakan agar tuntutan mereka tidak merembet.

“Kami mengingatkan masyarakat yang akan melakukan aksi demo penolakan disahkannya UU Cipta Kerja untuk menyampaikan pasal-pasal mana saja yang menjadi keberatan, agar tuntutan tidak melebar ke arah yang merugikan masyarakat, ” ujar Bamsoet dalam keterangan tercatat di Jakarta, Kamis (16/10/2020).

Para pengunjuk mengecap juga diingatkan agar dalam menyampaikan aspirasi tetap tertib, tidak menyelenggarakan kekerasan serta menerapkan protokol kesehatan tubuh.

Untuk menjawab penolakan terhadap UU Membuat Kerja, Bamsoet mendorong pemerintah menelungkupkan dialog dan diskusi dengan asosiasi yang mengajukan tuntutan terkait isu dalam UU Cipta Kerja yang menjadi sumber penolakan.

Baca Juga: Putaran BEM SI Demo Jokowi Keadaan Ini Sampaikan Mosi Tak Percaya Pemerintah

Ke depan, pemerintah diminta berkomitmen menampung aspirasi yang disampaikan dalam menyusun aturan turunan UU Cipta Kerja serta melibatkan akademisi sehingga peraturan turunan tersebut dapat dipertanggungjawabkan secara publik.

“Pemerintah tetap perlu mensosialisasikan kepada publik mengenai UU Cipta Kerja bahwa ketentuan dengan belum diatur dalam UU tersebut akan diatur aturan turunannya, dan penyusunan aturan turunan dilakukan paling lama tiga bulan, sehingga klub perlu bersabar, ” kata Bamsoet.

Selain turun ke jalan, ia mengimbau masyarakat yang masih menolak sejumlah pasal dalam UU Cipta Kerja agar mengajukan gugatan pengujian peraturan ke Mahkamah Konstitusi sesuai mekanisme yang berlaku.