Categories
Info

Polres Jakarta Selatan Tangkap Pelaku Tawuran di Mampang, Sebagian Masih Remaja

Suara. com – Polisi akhirnya menangkap pelaku tawuran yang terjadi di Jalan Bangka, Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (19/8) kemarin. Pelaku yang berjumlah 11 orang ditangkap oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Selatan.

Suara. com kacau Polisi keputusannya menangkap pelaku tawuran yang terjadi di Jalan Bangka, Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (19/8) kemarin.

Pelaku yang berjumlah 11 orang ditangkap oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Selatan.

Wakapolres Jakarta Selatan Ajun Komisaris Gembung Polisi Antonius Agus Rahmanto mengungkapkan para tersangka tersebut merupakan dua kelompok cukup umur dan telah ditetapkan sebagai tersangka dengan tindak kejahatan pengeroyokan dan senjata pintar.

Agus menjelaskan, dua kubu yang terlibat tawuran bersumber dari kelompok remaja Uzur IX dan Bangka XI. Sebelum aksi tawuran itu terjadi, kedua kelompok berseteru selama beberapa hari di media sosial Instagram.

Baca Pula: Alasan Indah Ting Polisikan KD, Khawatir Psikologis Anak Terganggu

Kelompok remaja Bangka IX menggunakan akun @warkir2019. Namun Bangka XI menggunakan akun @warmad.

“Bentuknya saling meremehkan dan saling tantang yang berbuntut pada beberapa hari kemudian yaitu pada 19 Agustus pagi hari itu admin dari akun @warmad itu mulai dini hari tanda 4 pagi mengeluarkan semacam ejekan bahwa lawannya ini nggak berani lagi, ” tutur Agus.

Adapun simpulan pengeroyokan yakni MF (17), SR (19), MR (20), MK (20), GDL (19), EL (21), dan ZF (18). Sedangkan tersangka kejadian senjata tajam, yakni MRF (17), MR(15), MAR (17), dan DY (15).

“Kami juga menyembunyikan dua orang lainnya, tetapi statusnya sebagai saksi karena keterlibatannya masih minim, ” ujar dia.

Tawuran tersebut menewaskan seorang remaja bertanda Endra Baran Kumara (17), warga Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Baca Juga: Indramayu Tewas Tercerai Tawuran di Johar Mutakhir, Keluarga Minta Pelaku Dihukum Berat

Endra mati setelah terluka cukup payah pada beberapa bagian tubuhnya.