Categories
Info

Polres Jakbar Bakal Bagikan Barbuk Obat Covid-19 Hasil Sitaan ke Dinas Kesehatan DKI

Suara. com – Polres Metro Jakarta Barat berencana mendistribusikan bahan bukti ribuan kotak obat penawar Covid-19 ke Jawatan Kesehatan DKI Jakarta. Nantinya barbuk hasil sitaan tersebut bakal diberikan kepada masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri.

Bahana. com – Polres Metro Jakarta Barat berencana mendistribusikan barang fakta ribuan kotak obat penawar Covid-19 ke Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Nantinya barbuk hasil sitaan itu bahan diberikan kepada warga yang sedang menjalani isolasi mandiri.

Ribuan kotak obat tersebut merupakan hasil sitaan kasus dugaan penimbunan obat Covid-19 di Kalideres yang dikerjakan PT ASA.
Perkara ini berhasil diungkap Satuan Reserse Kriminal Istimewa Polres Metro Jakarta Barat di gudang yang berlokasi di Jalan Peta Barat, tepatnya Ruko Peta Barat Indah III Blok C No. 8, Kalideres, Jakarta Barat pada 12 Juli lalu.

Wakapolres Metro Jakarta Barat, AKBP Bismo Teguh Prakoso, mengatakan rencana itu dilakukan jawab mengutamakan keselamatan masyarakat pada tengah situasi Covid-19.

“Kami komunikasikan secara Dinas Kesehatan, ini tentu keselamatan masyarakat kami prioritaskan. Kebermanfaatan akan kami utamakan, ” kata Bismo masa konferesnsi pers di Mabes Polres Metro Jakarta Barat, Jumat (30/7/2021).

Sebelumnya Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo mengatakan pihaknya sedang mengupayakan agar obat-obatan itu segera didistribusikan.

Baca Serupa: Kasus Penimbunan Obat Covid-19 di Kalideres, Direktur dan Komisaris PT ASA Jadi Tersangka

“Kami sedang koordinasi dengan criminal justice system (kejaksaan dan pengadilan) untuk bisa segera mendistribusikan obat itu, ” kata Ady.

Dalam kasus ini dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka, YP (58), Direktur PT ASA dan S (56) Komisaris Utama PT ASA.

Dari lokasi penimbunan diamankan barang bukti, di antaranya 730 kotak Azithromycin, yang merupakan salah satu obat yang direkomendasikan Badan Kepala Obat dan Makanan (BPOM) sebagai penawar Covid-19.

Kemudian 511 tempat Grathazon Dexamethasone 0, 5 gram, 1765 kotak Grafadon Paracetamol 500 gram, & ribuan kotak obat lainnya.

Ribuan obat itu belum sempat dipasarkan karena lekas terendus oleh Polres Metro Jakarta Barat. Untuk obat Covid-19, Azithromycin diduga akan dijual seharga Rp 600ribu -Rp 700 ribu.

Baca Juga: Minta Warga Isoman di Rumah Lapor RT, Wagub DKI: Menetapkan Ada Keterbukaan

Padahal harga pasarannya sekitar Rp 34 ribu perkotak, menyimpan 20 tablet obat. Rencanya ribuan kotak obat tersebut akan didistribusikan ke wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat.