Categories
Info

Polsek Ciracas Diserang, Pimpinan Polri-TNI Depan, Gampang Selesaikan

Suara. com – Menteri Pemimpin Bidang Politik, Hukum, dan Ketenteraman Mahfud MD meminta kasus peleburan Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur, mampu diproses sesuai aturan hukum dengan berlaku. “Ya supaya diproseslah membentuk ada aturan-aturan hukumnya, ” kata Mahfud seusai bersilaturahmi dengan para seniman dan budayawan di Yogyakarta, Sabtu malam.

–>

Suara. com – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD meminta kasus perusakan Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur, dapat diproses cocok aturan hukum yang berlaku.

“Ya biar diproseslah kan ada aturan-aturan hukumnya, ” kata Mahfud seusai bersilaturahmi dengan para seniman dan pemikir di Yogyakarta, Sabtu malam.

Mahfud meminta tak ada aksi main hakim tunggal apalagi memicu kekerasan terkait kasus yang melibatkan institusi TNI dan Polri itu.

“Jangan sampai terjadi berperan hakim sendiri kemudian membiarkan kebengisan, apalagi itu TNI dan Polri. Supaya itu diselesaikan dengan cara, ” kata dia.

Meski demikian, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut meyakini kasus itu lebih mungkin diselesaikan karena pimpinan TNI serta Polri memiliki hubungan yang depan.

“Saya tahu pimpinan tertinggi Polri & pimpinan tertinggi TNI, Panglima dan Kapolri itu hubungannya dekat sehingga akan lebih mudah menyelesaikannya, ” kata Mahfud.

Sebelumnya sekitar pukul 01. 45 WIB Mapolsek Ciracas diserang segerombolan orang tidak dikenal yang merusak sejumlah fasilitas.

Penyerangan yang dilakukan sekitar 100 orang itu berbuntut di dalam pembakaran satu unit mobil jawatan Wakapolsek Ciracas, satu unit bus operasional dirusak di bagian kaca, pagar Mapolsek yang dirobohkan, dan kaca kantor pelayanan yang pecah.

Selain itu dua anggota polisi dengan sedang berpatroli dilaporkan terluka kelanjutan diserang. [Antara]