Categories
Info

Tak Kuat Menahan Nafsunya, Seorang Cucu Perkosa Nenek Kandung Sendiri

Suara. com – Rio Primananda (25), Warga Desa Sei Rejo Kecamatan Sei Rempah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Provinsi Sumatera Utara, tega melampiaskan nafsu berahinya kepada neneknya yang berusia 75 tahun.

–>

Suara. com – Rio Primananda (25), Warga Desa Sei Rejo Kecamatan Sei Rempah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Provinsi Sumatera Melahirkan, tega melampiaskan nafsu berahinya pada neneknya yang berusia 75 tarikh.

Rio yang diketahui sudah sebulan putus ranjang dengan sang istri tak mampu menahan nafsunya pada Rabu (22/4/2020) lalu.

Kapolres Sergai AKBP Robinson Simatupang mengatakan, pelaku tak mampu menahan berahinya saat melihat paha dan bokong sang nenek yang sedang berbaring menggunakan daster.

“Jadi karakter melakukan aksinya itu, spontan selalu setelah melihat korban terbaring menggunakan baju tidur, berahinya langsung naik, ” kata Robin seperti dilansir Kabarmendan. com-jaringan Suara. com di dalam Sabtu (25/04/2020).

Setelah itu, pelaku mengurung mulut korban dengan menggunakan kain, lalu mengikat tangan korban serta langsung melakukan aksi bejatnya tersebut. Setelah puas Ia melarikan muncul dari pintu belakang. Meski lulus memuaskan nafsunya, namun wajah pelaku dapat dikenali korban karena tidak sepenuhnya tertutup sebo.

Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada anaknya dengan berada sekitar 100 meter daripada rumahnya, setelah berhasil membuka ikatan tangannya dengan pisau yang diambil dari dapur. Setelah menceritakan perkara tersebut kepada anaknya korban pula jatuh pingsan.

Akibat kejadian tersebut objek mengalami rasa perih pada kelaminnya dan mengalami sakit dan besar pada mulutnya lalu membuat dakwaan ke Polres Sergai.

Pelaku pun berhasil ditangkap pada Kamis (23/4/2020) sekira jam 22. 00 WIB, bersama barang bukti satu potong kain sprei yang terdapat bercak darah & digunakan untuk menyekap mulut target, potongan kain sprai untuk menuntut tangan korban, satu potong baju tidur jenis batik, satu biji kain jilbab warna hitam dengan merupakan tutup muka yang dimanfaatkan pelaku.

“Pelaku sudah kita tahan dalam Kamis 23 April kemarin sekira pukul 22. 00 WIB. Untuk tindakan hukumnya pelaku kita kenakan Pasal 285 KUHPidana dengan kerawanan hukuman 12 tahun penjara”, katanya.