Categories
Info

Target Luar Biasa Pembangunan China: Bangun 30 Bandara, Jalan kereta api Kereta 3. 000 KM

Suara. com – China bakal membangun 30 bandara udara atau bandara penerbangan sipil baru dan menambah 3. 000 kilometer jalan kereta api beserta 25. 000 kilometer berkepanjangan raya dalam lima tahun ke depan. China hendak mempercepat pembangunan dengan mengintegrasikan semua moda transportasi yang melintasi beberapa daerah industri, demikian Wakil Menteri Pertalian China Wang Zhiqing.

Bahana. com – China bakal membangun 30 bandara udara atau bandara penerbangan sipil baru dan menambah 3. 000 kilometer jalan kereta api dan 25. 000 kilometer berkepanjangan raya dalam lima tahun ke depan.

China mau mempercepat pembangunan dengan menyatukan semua moda transportasi dengan melintasi beberapa daerah pabrik, demikian Wakil Menteri Perhubungan China Wang Zhiqing.

“Hal itu bertujuan agar jaringan transportasi China makin mudah, berbiaya terjangkau, aman, dan canggih jadi bisa memenuhi keinginan asosiasi, ” ujarnya dikutip media setempat, Kamis (25/3/2021).

Direktur Teknik Kementerian Perhubungan China, Wang Yang, menambahkan, pihaknya saat ini gencar memajukan kereta cepat levitasi magnetik (maglev) yang akan diluncurkan sesuai jadwal.

Baca Juga: Sudah Dapat Vaksin Covid-19 Buatan China, Pelancong Tetap Wajib Karantina

Teknologi canggih dan positif guna, seperti jaringan komunikasi generasi kelima (5G) yang akan diterapkan dalam bentuk Navigasi Beidou, dan kecendekiaan artifisial (AI) akan diaplikasikan pada proyek transportasi masa depan.

“Nantinya kami hendak memperkuat inovasi sains dan teknologi dalam pembangunan daerah transportasi, meningkatkan sistem digital, meningkatkan efisiensi, dan mengganti fasilitas menjadi lebih digital lagi, ” ujarnya.

Dekat semua provinsi, daerah otonomi, dan kota setingkat daerah di China memiliki bertambah dari satu bandar udara internasional.

Hampir semua kota tingkat besar di China juga terhubung dengan kereta api berkecepatan tinggi. (Sumber: Antara )

[embedded content]

Membaca Juga: Hacker China Gunakan Facebook Mata-Matai Kelompok Uighur