Categories
Info

Update 11 Agustus: Tambah 471 Anak obat, Positif Covid DKI Capai 26. 664 Orang

Suara. com awut-awutan Jumlah pasien positif terjangkit virus corona Covid-19 di Jakarta tetap bertambah. Hingga Selasa (11/8/2020) ini, ada 471 orang lagi yang terjangkit virus dari China ini. Dengan demikian, total akumulasi segenap pasien positif berjumlah 26. 664 orang. Jumlah pasien ini tersebar dari seluruh wilayah ibu praja.

–>

Suara. com – Jumlah pasien positif terjangkit virus corona Covid-19 di Jakarta terus bertambah. Hingga Selasa (11/8/2020) ini, ada 471 orang sedang yang terjangkit virus dari China ini.

Dengan demikian, total akumulasi segenap pasien positif berjumlah 26. 664 orang. Jumlah pasien ini tersebar dari seluruh wilayah ibu tanah air.

Data ini diketahui dari situs penyedia data seputar corona di DKI, corona. jakarta. go. id. Laman itu menginformasikan soal kasus corona di Jakarta mulai dari jumlah pasti, menunggu hasil, hingga Kelurahan tempat pasien tinggal.

Berdasarkan laman tersebut, 16. 927 orang dinyatakan sudah sehat. Jumlahnya bertambah 481 orang sejak hari Senin (10/8/2020).

Sementara, 953 karakter lainnya dinyatakan meninggal dunia. Anak obat wafat bertambah 13 orang sejak kemarin.

Selain itu, 2. 548 karakter masih dirawat di Rumah Sakit (RS) yang tersebar di Jakarta. Sisanya, 6. 236 orang yang positif menjalani isolasi mandiri pada tempatnya masing-masing.

Kepala Bidang Kesehatan Bangsa, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Fify Mulyani memaparkan, berdasarkan keterangan terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Daerah DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 5. 401 spesimen. Daripada jumlah tes tersebut, sebanyak 4. 522 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 471 positif & 4. 051 negatif.

“Dari 471 kasus nyata tersebut, 90 kasus adalah akumulasi data dari hari sebelumnya yang baru dilaporkan, ” ujar Fify dalam keterangan tertulis, Selasa (11/8/2020).

Untuk rate tes PCR total bola lampu 1 juta penduduk sebanyak 44. 113. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 44. 667.

Ia menjelaskan, WHO telah menetapkan standar jumlah tes PCR adalah 1. 000 orang per 1 juta penduduk per minggu. Berdasarkan WHO, Jakarta harus melakukan penelitian PCR minimum pada 10. 645 orang (bukan spesimen) per minggu, atau 1. 521 orang semenjak hari.