Categories
Info

Update 22 Agustus: Masih Tersedia 1. 571 Kasus Rajin Covid-19 di Papua Barat

Perkataan. com – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengatakan hingga saat ini sedang ada 1. 571 urusan Covid-19 aktif yang dirawat di rumah sakit maupun melakukan isolasi mandiri. “Mari kita berdoa agar Tuhan memberkati kekuatan serta hikmah bagi tenaga medis dengan melakukan pelayanan pasien Covid-19 agar mereka bisa segar, ” kata Dominggus di Manokwari, Minggu (22/8/2021).

Bahana. com – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengatakan hingga zaman ini masih ada satu. 571 kasus Covid-19 rajin yang dirawat di panti sakit maupun melakukan isolasi mandiri.

“Mari kita berdoa agar Tuhan memberkati kekuatan serta hikmah bagi gaya medis yang melakukan penyajian pasien Covid-19 agar itu bisa sembuh, ” prawacana Dominggus di Manokwari, Minggu (22/8/2021).

Dia mengatakan bahwa total kasus Covid-19 di Papua Barat hingga hari ini sebanyak 21. 805 kasus. Kasus sembuh 19. 906 orang dan kasus aktif masa ini 1. 571 anak obat.

Dia mengatakan pasien Covid-19 yang sembuh sebanyak 19. 906 orang, dengan serupa itu prestasi angka kesembuhan pada Provinsi Papua Barat mencapai 91, 3 persen. Mematok saat ini, kata dia, total warga di semesta Provinsi Papua Barat dengan meninggal dunia akibat Covid-19 sebanyak 328 orang.

Baca Juga: Kabar Cantik, Tempat Isolasi Terpusat Beranjak Bisa Tekan Jumlah Kasus Aktif Covid-19

Ia menjelaskan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dengan program vaksinasi terus digencarkan. Hingga zaman ini total 291. 770 warga Provinsi Papua Barat telah mendapatkan pelayanan vaksinasi.

Dengan demikian, kata tempat, persentasi vaksinasi di provinsi Provinsi Papua Barat maka saat ini telah menyentuh 36, 6 persen.

“Target kami hingga akhir Agustus 2021 pelayanan vaksinasi pada wilayah Provinsi Papua Barat telah mencapai 50 persen, ” ujarnya.

Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat di Papua Barat yang belum vaksinasi agar mendatangi tempat penyajian vaksinasi, baik di puskesmas, pustu, rumah sakit, maupun tempat-tempat yang melakukan vaksinasi secara masal.

“Masyarakat tak perlu takut sebab pelayanan vaksinasi dilakukan oleh gaya kesehatan terlatih dan terlatih dalam menangani vaksinasi, ” tambah dia. (Antara)

Baca Juga: Prajurit TNI Jemput Warga Positif Covid-19 untuk Jalani Isolasi Terpusat