Categories
Info

Viral! Preman Peras Pengusaha Sembako Rp 1 Juta, Dua Ditahan

Suara. com – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau menangkap dua preman pelaku pemerasan pengusaha penyedia sembilan bahan mendasar di Pekanbaru. Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Sunarto mengutarakan, aksi dua tersangka yang mengatasnamakan Serikat Pekerja Transportasi Indonesia itu sempat viral di media sosial.

–>

Suara. com – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau menangkap dua preman pelaku pemerasan pengusaha penyedia sembilan bahan pokok pada Pekanbaru.

Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Sunarto mengatakan, aksi besar tersangka yang mengatasnamakan Serikat Pelaku Transportasi Indonesia itu sempat viral di media sosial.

“Setelah dilakukan penjagaan saksi-saksi, barang bukti rekaman video dan terduga pelaku, dua orang ditetapkan tersangka dan sudah ditahan untuk proses hukum lebih lanjut, ” kata Sunarto.

Ia menjelaskan kedua pelaku yang ditetapkan sebagai tersangka itu masing-masing berinisial JH (52) Dan ES (36).

Keduanya merupakan pengurus SPTI Kecamatan Tampan, Pekanbaru.

Sunarto mengucapkan dalam aksinya, tersangka memeras seorang pengusaha di pergudangan Avian Timah Arengka, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru.

Gerak-gerik premanisme itu dilakukan saat korban tengah membongkar muatan minyak santap yang baru tiba dari Kawasan, Sumatera Utara, belum lama ini.

“Para preman ini mematok uang Rp satu juta. Bila tidak dikabulkan oleh sebab itu proses bongkar-muat tidak boleh dilanjutkan dan mengancam membakar truk, ” ujarnya dilansir dari Antara, Senin (27/4/2020).

Pengusaha yang keberatan kemudian merekam ulah preman itu, termasuk detik-detik aksi mereka menghentikan bongkar-muat.

Seketika, video berdurasi 2. 48 menit itu viral di media sosial.

Menindaklanjuti data tersebut, Satgas Gakkum Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau tepat melakukan penelusuran dan penyelidikan mendalam.

Polisi kemudian menangkap tiga tersangka dalam hari ini.

Namun, dari pemeriksaan mendalam hingga Senin malam, seorang karakter lain dilepaskan dan hanya berstatus sebagai saksi.

Sementara dua pelaku yang lain ditetapkan sebagai tersangka.

Dalam kasus tersebut, pihaknya turut mengamankan kwitansi tanda dapat uang dan 4 rekaman video berisi ancaman dan pemerasan.

Direskrimum Polda Riau, Kombes Zain Nugroho mengutarakan, JH merupakan otak pelaku kekejaman itu.

Sedangkan ES berperan sebagai pengancam yang akan membakar truk buat menakuti pengurus gudang agar membuntuti permintaan upah bongkar yang diminta para pelaku.

“Menurut keterangan tersangka JH uang hasil pemerasan di serahkan ke PAC SPTI Tampan sejumlah Rp 500. 000 dan Rp 500. 000 ke pengurus Praja Pekanbaru. Dan saat ini masih terus dilakukan pendalaman, ” katanya.