Categories
Info

Viral Video Seorang Bocah Terang Riang Meski Ada Serbuan Bom di Jalur Gaza

Suara. com kepala Sebuah video yang memperlihatkan seorang anak tampak kegembiraan meski ada serangan peledak di Jalur Gaza menjadi viral di media baik. Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun Twitter @AmjadJrr dengan caption pada bahasa Arab yang artinya: “Anak-anak di Gaza memuliakan Idul Fitri meskipun terjadi pemboman, orang yang perkasa”.

Pandangan. com – Sebuah video yang menunjukkan seorang anak tampak kegirangan meski ada serangan peledak di Jalur Gaza menjelma viral di media sosial.

Video tersebut pertama kala diunggah oleh akun Twitter @AmjadJrr dengan caption dalam bahasa Arab yang berarti: “Anak-anak di Gaza memuliakan Idul Fitri meskipun terjadi pemboman, orang yang perkasa”.

Dalam gambar tersebut terlihat seorang anak tampak riang gembira loncat-loncat menyambut Hari Raya Idul Fitri, meskipun wilayahnya tengah terjadi serangan bom.

Dalam tengah-tengah kegirangan anak tersebut, tampak langit memerah dengan diduga ledakan bom dengan terjadi di Jalur Gaza. Mendengar dentuman tersebut, warga terlihat panik dan meresap ke dalam rumah.

Baca Juga: Jet Israel Gempur Gaza, Masjid Suntuk, 32 Bocah dan 21 Wanita Tewas

Video tersebut hingga kini telah ditonton lebih dari satu, 5 juta kali serta mendapatkan like lebih daripada 6. 700 dari warganet.

Banyak warganet yang lalu memposting ulang video itu dengan menuliskan beragam ucapan. Salah satunya akun @josephwillits yang menuliskan: “Anak-anak di Gaza masih merayakan Idul Fitri selama serangan hawa Israel yang sedang berlangsung. Ini tidak boleh dinormalisasi. ”

Ia menambahkan “seorang anak berusia 15 tahun di Gaza telah menjalani empat perang besar di tahun 2006, 2009, 2012, 2014 & Great March of Return. ”

“Benar-benar pemandangan yang kejam. Anak-anak malang tersebut. Mereka merayakan Idul Fitri di Gaza saat serangan udara mendarat di kejauhan. ” tulis warganet asing.

Menyadur Al Jazeera, Sabtu (15/5/2021) Israel menembakkan susunan peluru artileri ke melahirkan Jalur Gaza pada Kamis (13/5) malam waktu setempat.

Menangkap Juga: Menimbrung Rembug Krisis Palestina, Rusia Miliki Rudal Tsunami Puluhan Meter

“Ratusan tim sekarang mengevakuasi rumah mereka di utara Gaza sebab pendaratan peluru artileri mengandung. Layanan ambulans memberi terang kami bahwa beberapa pelor artileri telah langsung menghantam beberapa rumah di desa Badui yang sangat depan dengan perbatasan, ” lapor Safwat Al Kahlout sebab Al Jazeera.

Korban tewas di Gaza naik pada atas 100 ketika Israel menggempur daerah kantong secara serangan udara dan pelor artileri.

Bukan hanya daripada Palestina, pasukan keamanan Lebanon mengatakan bahwa setidaknya menembakan tiga roket dari Lebanon selatan menuju Israel.

Tentara Israel mengatakan roket tersebut mendarat di laut Mediterania, tidak menimbulkan kerusakan ataupun korban jiwa.

Tidak jelas siapa yang bertanggung tanggungan atas serangan itu atau di mana roket tersebut mendarat, menurut para penguasa, yang berbicara tanpa menyuarakan nama.