Categories
Info

Wakil Ketua KPK Lili Menahan Bicara Kasus dengan Walkot Syahrial Via Telepon

Suara. com – Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar membantah dirinya terlibat dalam kasus uang sogok antara penyidik AKP Stefanus Robin Pattuju dengan Pemangku Kota Tanjungbalai M Syahrial yang sudah berstatus simpulan. Bantahan itu diucapkan Lili setelah dirinya sempat disebut-sebut sempat berkomunikasi dengan M Syahrial untuk membantu penanganan perkara yang bersangkutan.

Suara. com – Pemangku Ketua KPK Lili Pintauli Siregar membantah dirinya terkebat dalam kasus suap kurun penyidik AKP Stefanus Robin Pattuju dengan Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial yang sudah berstatus tersangka. Sangkalan itu diucapkan Lili setelah dirinya sempat disebut-sebut tahu berkomunikasi dengan M Syahrial untuk membantu penanganan tentang yang bersangkutan.

“Bahwa hamba tegas menyatakan bahwa tak pernah menjalin komunikasi dengan tersangka MS (M. Syahrial) terkait penanganan perkara dengan bersangkutan apalagi membantu di dalam proses penanganan perkara dengan sedang ditangani oleh KPK, ” ucap Lili menggunakan Youtube KPK, Jumat (30/4/2021).

Lili pun menyadari seluruh insan KPK maupun pimpinan KPK mempunyai batasan kode etik di dalam aturan KPK untuk melarang  berhubungan dengan pihak dengan sedang berperkara.

Meski sejenis, kata Lili, sebagai pimpinan KPK dalam tugas pencegahan. Ia tentu tidak sanggup menghindari komunikasi dengan segenap kepala daerah dan hubungan yang terjalin tentu sekadar terkait dengan tugas KPK dalam melakukan pencegahan biar tidak terjadi tindak pidana korupsi.

Baca Juga: KPK Geledah Rumah Dinas Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin

“Dengan siapapun khususnya kepada pejabat jemaah, selalu juga ingatkan tetap bekerja dengan baik & hindari tindak pidana manipulasi. Saya juga selalu bangun selektifitas dalam berkomunikasi mengelola harkat dan martabat diri saya sebagai insan KPK maupun sebagai marwah lembaga KPK, ” kata Ali.

Lili mengklaim KPK tidak pandang bulu memproses kejadian M. Syahrial yang perkaranya kini telah masuk di proses penyidikan. Dewas KPK juga ikut turun tangan untuk mendalami soal telaahan pelanggaran kode etik pemeriksa KPK AKP Robin yang menerima pemberian suap Walkot Syahrial sebagai imbalan amankan kasus.

“Penanganan perkara pada KPK dilakukan profesional berdasarkan kecukupan alat bukti. Dan jika ada pihak yang mencoba intervensi sebagaimana awak buktikan maka kami mau proses dengan tegas, ” kata dia.  

Informasi  adanya dugaan komunikasi M. Syahrial dengan  Lili  Pintauli Siregar disampaikan oleh Koordinator MAKI Boyamin Saiman. Namun, Boyamin tidak mengetahui pasti apakah  Lili  menanggapi komunikasi yang hendak dijalin oleh Syahrial.

“Saya mendengarnya begitu, bahwa pemangku kota Tanjungbalai berusaha menyusun komunikasi dengan bu  Lili  (Pimpinan KPK). Tapi, apakah bu  Lili  menanggapi ataupun menindaklanjuti seperti apa, kami belum ada informasi, ” kata Boyamin dihubungi, Senin (26/4/2021).

Baca Juga: Kasus Wali Kota Tanjungbalai, Rumdin dan Kantor Pemangku Ketua DPR Digeledah

Meski begitu, Boyamin beriktikad bahwa M. Syahrial memiliki nomor pimpinan KPK Lili Pintauli Siregar. Bila benar Lili dihubungi oleh Syahrial, kata Boyamin, sepatutnya Lili menolak dan langsung memblokir nomor M. Syahrial.